ADAKITANEWSjembatan putus 3jembatan putus, Nganjuk – Ribuan warga di 12 dusun di Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk terisolr. Pasalnya, satu-satunya jembatan penghubung wilayah tersebut yang berada di Desa Bareng, Kecamatan Sawahan patah akibat terjangan banjir.

Tiang jembatan sepanjang 15 meter itu, tergerus arus air yang sangat deras amblas karena tidak mampu menahan badan jembatan. Akibatnya, badan jembatan patah pda bagian tengah hingga tidak dapat dilalui lagi.

Sugito, salah seorang warga mengatakan, jembatan itu patah setelah sungai di desa itu meluap akibat hujan deras yang turun pada Sabtu, (31/01) sore. “Sebelumnya hujan deras turun cukup lama. Arus sungai yang sangat kuat kemudian menerjang tiang pancang jembatan hingga patah,” ungkap Sugito.

Sugito mengatakan, patahnya jembatan itu membuat waega di 12 dusun diantaranya dusun Mambung, Ledok, Kiteran, Tawang dan sekitarnya terisolir. “Jembatan itu sudah tidak bisa dilalui. Jelas warga tidak bisa kemana-mana, karena tidak ada jalan lain untuk keluar selain melewati jembatan itu,” lajutnya

Warga mengaku, hingga kini belum ada upaya apapun dari pemerintah untuk membuat jembatan darurat agar masyarakat tidak terisolir. “Harapan warga pemerintah harus segera membuatkan jembatan darurat, agar warga dapat berkatifitas,” pungkas Sugito.

Sementara, pihak Pemkab Nganjuk hingga berita ini diunggah belum dapat di konfirmasi. Kabag Humas Pemkab Nganjuk, Ghozali Afandi saat dikonfirmasi melalui telephon selulernya tidak aktif. (jati).