ADAKITANEWS, Kota Madiun — Direktorat Jenderal Kereta Api melakukan pemeriksaan rutin terhadap jalur kereta api yang ada di Daop 7 Madiun, Senin (28/08) pagi. Pemeriksaan tersebut dilakukan menggunakan kereta ukur dan jalur yang diperiksa, meliputi Madiun-Kertosono-Kediri-Malang-Surabaya.

Kereta ukur ini diketahui memilki kemampuan untuk melihat kondisi trek atau jalur kereta api, menilai kemampuan jalur kereta untuk dilalui kereta api dalam kecepatan tertentu, serta melihat aspek safety lainnya termasuk perlintasan kereta api.

Supriyanto, Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun menyampaikan jika kondisi trek atau jalur kereta api sudah sangat baik. Bahkan d ibeberapa lokasi sudah dilakukan pergantian rel, sehingga dari segi kecepatan mengalami peningkatan dibanding tahun 2016 lalu.

“Secara keseluruhan trek di Daop 7 sudah sangat baik bahkan ada yang mengalami penggantian sehingga mampu meningkatkan kecepatan laju kereta api. Hal ini merupakan peningkatan dibanding tahun 2016 yang lalu,” jelas Supriyanto kepada Tim Adakitanews com, Senin (28/08) di stasiun Madiun.

Masih menurut Supriyanto, Daop 7 sendiri memilki target kedepan yakni Jogjakarta menuju Surabaya dapat ditempuh dalam 4 jam. Dan salah satu upayanya adalah dengan diadakan pemeriksaan trek tiap tahun. untuk meningkatkan kecepatannya.

“Hari ini pengecekan untuk mengembangkan kecepatan. Sesuai data kemampuan trek hingga hari ini bisa dilalui kereta api jarak jauh hingga kecepatan 105 km/jam,” lanjut Supriyanto.

Sementara itu kata Supriyanto, pemeriksaan rutin trek dalam satu tahun rata-rata dilakukan selama dua kali, bisa oleh Ditjen Kereta Api maupun oleh Daop 7 Madiun sendiri. Rutinitas seperti ini selain untuk meningkatakan kecepatan kereta api juga sebagai persiapan akan diterapkanya doubel trek. Dan sesuai target dari Pemerintah, kedepan adalah untuk mempersingkat waktu tempuh kereta api.(bud)

Keterangan gambar : Kereta ukur Ditjend Kereta Api saat akan melakukan pemeriksaan trek yang berangkat dari Stasiun Madiun.(foto : budiyanto)