ADAKITANEWS, Sidoarjo – Terdakwa Sultono, 52, akhirnya bisa tersenyum lepas usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Rabu (26/04). Vonis 3 bulan 15 hari penjara yang dijatuhkan Hakim kepada Warga Dusun Mlaten Desa Sidokepung Kecamatan Buduran ini, tak ayal juga membuat keluarga terdakwa yang hadir dalam persidangan menangis bahagia.

“Alhamdulillah, akhirnya bapak bebas, tinggal seminggu lagi,” ujar wanita paruh baya yang disambut tangis pengunjung lainnya.

Kebahagiaan paling terlihat jelas di wajah Sultono. Mantan perangkat desa ini tak henti-hentinya tersenyum bahkan melambaikan tangan saat dimasukkan ke dalam mobil tahanan.

Hakim Mulyadi mengatakan, perbuatan Sultono membawa senjata tajam di Balai Desa Sidokepung melanggar pasal 2 ayat 1 Undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951. “Namun yang meringankan hukuman terdakwa, karena terdakwa bersikap sopan dalam persidangan,” jelasnya.

Sementara itu Penasehat Hukum terdakwa, Ahmad Afandi SH menyatakan tidak banding dengan keputusan hakim. “Kita menerima putusan hakim,” katanya.

Berbeda dengan Jaksa Penuntut Umum, Aditya SH, yang mengaku akan melakukan banding. “Yang pasti kita akan banding,” ujarnya sambil berlalu tanpa menjelaskan alasan bandingnya.

Untuk diketahui sebelumnya, Sultono diamankan Polsek Buduran pada Kamis (19/01) lalu. Ia ditangkap berdasarkan laporan warga bahwa yang bersangkutan membawa senjata tajam saat berada di balai desa.(sid2)

Keterangan gambar : Terdakwa Sultono tersenyum sambil melambaikan tangan.(foto : mus purmadani)