ADAKITANEWS, Blitar – Luas wilayah Kabupaten Blitar membuat kondisi sampah yang ada juga banyak. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar, Krisna Triatmanto mengatakan, untuk saat ini pelayanan pengelolaan sampah di Kabupaten Blitar memang belum bisa maksimal, dikarenakan terkendala minimnya armada atau truk pengelola sampah yang dimiliki DLH.

“Kita akui pelayanan kita untuk masalah sampah masih kurang maksimal. Tapi itu disebabkan masih sedikitnya jumlah armada yang kita miliki,” kata Krisna, Selasa (05/09).

Krisna mengaku, selama ini pelayanan sampah masih terbatas di beberapa daerah penghasil sampah terbesar seperti di daerah Wlingi, Kanigoro, dan Srengat, dimana pelayanan sampah yang dilakukan adalah mulai dari mengambil sampah dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) ke Tempat Penampungan Akhir (TPA).

Selain itu menurutnya, pada tahun ini pihaknya melakukan penambahan dua armada truk sampah yang akan beroperasi di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar. “Kita sudah sertakan anggarkan 2 truk sampah itu senilai Rp 900 juta dari APBD Kabupaten Blitar,” jelasnya.

Krisna menambahkan, dua truk sampah yang baru itu rencananya akan beroperasi mulai awal tahun 2018 dengan armada truk lain yang sudah ada. “Saya lupa berapa jumlah yang ada saat ini, tetapi yang pasti 2 tambahan armada ini akan mulai beroperasi tahun depan,” paparnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Krisna Triatmanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar.(foto: fathan)