Temui
ADAKITANEWS, Madiun – Kericuhan pasca Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP Kabupaten Madiun dalam Konfercab Serentak diikuti 8 daerah, Selasa (10/3) lalu, terus bergulir. Akibat ricuh, sejumlah Pengurus Anak Cabang (PAC) menolak 3 nama yaitu Rudi Triswahono, Sugito dan Anang Dwi Suyatno hasil penjaringan yang dilakukan DPP PDIP.

“DPP PDIP kini telah mengambil alih (Kpengurusan DPC—Red). Para kader meminta DPP PDIP dalam memutuskan nama pimpinan DPC PDIP Kabupaten Madiun benar-benar kredibel dan dapat dukungan riil dari bawah. Kami berharap DPP PDIP mendengar keinginan kader dan mengharapkan memberi keputusan sesuai harapan mayoritas kader,” tandas Suprapto mantan pengurus DPC PDIP Kabupaten Madiun, Minggu (15/3).

Menurutnya, sosok pimpinan partai yang dikehendaki kader harus memiliki kredibilitas dan mampu bekerja maksimal. Jika pimpinan seperti itu (rekomendasi DPP PDIP) masuk, diyakini kinerja partai tidak akan berputar dengan baik. “Selama ini kami solid dan bersatu antara ranting, PAC hingga DPC tidak pernah ada masalah. Semua berjalan lancar dan mulus, karena memang bisa saling memahami visi dan misi partai,” tandasnya.

Ia juga menyatakan terus menjalin hubungan dengan DPD PDIP Jatim maupun DPP PDIP, sebab kepengurusan DPC PDIP Kabupaten Madiun harus terbentuk sebelum Konferda PDIP Jatim medio April nanti. “Kami juga mendapat informasi di DPP PDIP masalah DPC PDIP Kabupaten Madiun juga ditindaklanjuti. Hasilnya, tunggu saja,” ujarnya lagi.

Sebelumnya, Wakil Sekjend DPP PDIP Ahmad Basarah meminta apa pun yang diputuskan DPP PDIP menyangkut 3 nama calon pimpinan DPC masing-masing daerah agar dipatuhi atau ditaati. “Sebab, penunjukan 3 calon nama itu melalui berbagai tes. Jadi peringkat itu sepenuhnya hasil dari berbagai tes. Saya minta seluruh DPC loyal,” tandasnya waktu itu.

Buntut kekecewaan kader PDIP Kabupaten Madiun dalam Konfercab lalu, sempat memantik emosi dengan melakukan aksi penyegelan dan corat-coret tembok kantor DPC PDIP setempat. Usai pelantikan, 7 DPC PDIP itu, mantan pengurus DPC PDIP Kabupaten Madiun menemui Ahmad Basarah dengan memberiakan berbagai masukan.

“Masukan diberikan mantan pengurus dan pihak lain, kami pertimbangkan. Saya tidak memutuskan dalam hal ini pada hari ini. Pokoknya, sekarang sesuai aturan kondisi DPC PDIP Kabupaten Madiun diambil alih DPP dan tidak mungkin melakukan Konfercab lagi,” ujarnya dihadapan mantan Ketua DPC PDIP Kabupaten Madiun Y Restu Nugroho dan Suprapto. (UK)

Keterangan Gambar : Dua kader PDIP Kabupaten Madiun sekaligus mantan pimpinan DPC PDIP setempat, menyempat diri menemui Wakil Sekjend DPP PDIP Ahmad Basarah dengan memberikan masukan.