ADAKITANEWS, Blitar – Kebijakan menerapkan program 5 hari sekolah atau full day school yang digagas Menteri Pendidikan berbuntut panjang. Masalahnya, kebijakan ini menimbulkan pro kontra diantara beberapa pihak.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Lutfi Aziz mengatakan, dirinya sebenarnya tidak mempermasalahkan penerapan kebijakan tersebut. Tetapi menurutnya, memang kebijakan ini perlu dievaluasi dan dikaji ulang. “Ya sebenarnya saya melihat beberapa sekolah tingkat SD maupun SMP akan mampu melaksanakan kebijakan tersebut. Tetapi tiap daerah kan beda-beda. Jadi perlu dikaji ulang kebijakan itu,” katanya, Sabtu (24/06).

Lutfi pun mengaku, sampai saat ini belum mengetahui konsep pada penerapan 5 hari sekolah ini. Namun ia pun berharap, aturan yang ada di dalamnya bisa lebih fleksibel. Artinya bisa menyesuaikan keberadaan sekolahnya. Karena banyak juga yang tidak menyetujuinya lantaran mengganggu waktu sekolah agama atau diniyah yang biasanya dilakukan sore hari.

“Kita akan terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar untuk mengikuti perkembangan kebijakan ini,” imbuhnya.(blt2)

Keterangan gambar: Lutfi Aziz, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar.(foto : fathan)