ADAKITANEWS, Blitar – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blitar kembali digelar Kamis (01/02) siang, dengan agenda penyampaian penjelasan Bupati Blitar terhadap 3 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Diantaranya tentang Penyelenggraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta perlindungan masyarakat, Ijin Usaha Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Retribusi Jasa Usaha.

Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren Satoto mengatakan, dari ketiga Raperda itu telah disinkronisasi oleh Badan Pembentuk Peraturan Daerah (Bapperda) DPRD Kabupaten Blitar, dan kemudian baru diagendakan Paripurna. Setelah penjelasan Bupati ini, direncanakan pada Jumat (02/02) akan disampaikan pandangan umum fraksi baru kemudin diproses di Pansus (Panitia Khusus).

“Setelah itu tentunya kita akan membentuk Pansus ketiga Raperda itu agar segera dibahas dan diakhiri dengan persetujuan Perda,” katanya pasca Rapat Paripurna.

Sementara itu Bupati Blitar, Drs Rijanto mengatakan, Kabupaten Blitar memiliki potensi untuk investasi, sehingga Raperda ini dibutuhkan untuk pembangunan di Kabupaten Blitar. Potensi tersebut, kata Bupati, tentunya bakal diikuti permasalahan yang akan timbul di masyarakat, sehingga diperlukan Raperda yang mengatur ketiganya.

“Potensi tentang kondisifitas di masyarakat cukup banyak, sehingga diperlukan Perda yang mengatur di masyarakat,” tegas Rijanto.

Rijanto menambahkan, bahwa di Kabupaten Blitar memiliki potensi yang tinggi di bidang peternakan. Di masyarakat, tumbuh peternakan baik yang dikelola secara pribadi maupun yang dikelompokkan oleh perusahaan-perusahaan swasta. Sehingga diharapkan, dengan adanya Raperda ini dapat melindungi investasi agar dapat menumbuhkan perekonomian di Kabupaten Blitar.

“Kita tahu, bahwa dari peternakan saja, sudah dapat menyerab berapa tenaga kerja di Kabupaten Blitar, ini hal yang luar biasa,” tegas Rijanto.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suasana Rapat Paripurna penyampaian 3 Raperda oleh Bupati Blitar.(foto : fathan)