width=

img_20160926_122007ADAKITANEWS, Kota Kediri – Sejumlah anggota DPRD Kota Kediri hari ini, Senin (17/10) mendatangi Banyuwangi Jawa Timur. Hal ini terkait Universitas Brawijaya yang akan mengadakan pendidikan di Kota Kediri.

Seperti diketahui, Universitas Airlangga (UNAIR) mengadakan Pendidikan diluar domisili (PDD) di Kabupaten Banyuwangi sejak 2014 lalu. Keberadaannya dianggap tidak menimbulkan kejolak seperti keberadaan UB di Kota Kediri.

Keberadaan Unair di Banyuwangi yang tidak menimbulkan permasalahan, membuat tim Panitia Khusus (Pansus) Dewan guna membahas UB di Kota Kediri mengadakan kunjungan kerja (Kunker) disana. Muzair Zaidib salah satu anggota pansus mengungkapkan, keberadaan mereka disana guna menanyakan perihal UNAIR yang ada di Banyuwangi.

“Kita ingin tahu, kenapa Unair disini aman-aman saja. Tidak ada permasalahan,” kata anggota dewan dari Fraksi PKB saat dihubungi Tim Adakitanews.com, melalui telepon seluler, Senin (17/10).

Menurutnya, UNAIR sebelumnya sudah menyelesaikan ijin PDD ke Kemenristek Dikti. Hal ini berbeda dengan UB yang hanya menggunakan ijin sekolah jauh, bukan PDD. “Ternyata, UNAIR disini juga harus ijin dulu ke Dikti. Tadi kita mendapat kejelasan dari Profesor yang menangani proses ijinnya UNAIR,” ungkap Muzair Zaidib.

Direncanakan, Pansus Universitas Brawijaya berada di Kota Kediri akan dibahas pada 19 Oktober nanti. Informasi yang dihimpun, pembahasan itu akan diselenggarakan di Solo Jawa Tengah.(Zay)

 

Keterangan Gambar : Sidang di DPRD Kota Kediri beberapa waktu yang lalu.(doc.adakita)