Kediri(adakitanews.com)—Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga. Peribahasa itu patut ditujukan kepada Moh Yusuf (28) warga Jalan Gundhi Kecamatan Bubutan Kota Surabaya dan Rico Isilah (20) warga Kelurahan Alon alon contong Kecamatan Bubutan Kota Surabaya.

Kedua pemuda itu spesialis mencuri ponsel di setiap event besar. Perjalanan kedua pelaku itu berakhir di Kediri.

Kedua pelaku ini diamankan petugas unit Polsek Gampengrejo lantaran telah mencuri tiga unit ponsel di pertunjukan event besar konser Tipe-X dan Shaggi Dog di area Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri, Selasa malam (31/12/2019).

Kapolsek Gampengrejo AKP Saiful Alam mengatakan modus kedua pelaku dalam melaksanakan aksinya. Kedua pelaku ikut berbaur dan berjoget dengan penonton dan berbagi tugas.

Pelaku Moch. Yusuf berperan sebagai pengambil ponsel. Moch Yusuf seolah-olah berjoget dikerumunan penonton kemudian mendorong mengambil ponsel dan pelaku Rico Isilah berperan sebagai penerima dan menyimpan ponsel hasil curian.

“Pada saat mendorong itu pelaku sambil mengambil ponsel korban yang disimpan di saku jaket. Setelah pelaku Yusuf berhasil mengambil ponsel korban, kemudian diserahkan Rico dan disimpan di saku celananya,” ucap Kapolsek Gampengrejo, Rabu (1/1/2020).

AKP Alam menambahkan apabila korban membawa tas selempang maka sambil joget mengarahkan tas tersebut ke belakang badan korban. Pelaku berusaha membuka resleting dan ketika berhasil pelaku Yusuf langsung mengambil ponsel tersebut. Yusuf menyerahkan hasil curiannya kepada Rico.

“Yusuf langsung mengambil ponsel yang berada di dalam dan menyerahkan hasil curian kepada pelaku Rico Isilah,” beber AKP Alam.

Masih kata AKP Alam, kedua pelaku datang ke Simpang Lima Gumul di malam pergantian malam tahun untuk mencuri ponsel. Mereka mengetahui jika ada pertunjukan konser Tipe-X dan Shaggi Dog melalui media sosial facebook.

“Dari pengakuannya memang sengaja datang ke Kediri untuk mencuri ponsel. Kami mengamankan tiga ponsel. Rencancanya hasil curiannya dijual untuk membiayai kreditan sepeda motor,”terang Kapolsek Gampengrejo.

AKP Alam menuturkan, kedua pelaku Sebelumnya pernah mencuri di Surabaya di pertunjukan event konser besar. Dari pengakuannya kedua pelaku ini belum pernah tertangkap.”Pelaku belum pernah tertangkap,” jelas AKP Alam.

Saat ini petugas kepolisian masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan. Ancaman hukuman pidana penjara selama lima tahun.(gar).