ADAKITANEWS, Blitar – Upaya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar mengajukan akreditasi dua puskesmas pada akhir tahun lalu berbuah Wmanis. Puskesmas Srengat dan Puskesmas Wonodadi, lulus akreditasi kategori madya yang dikeluarkan olesh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI).

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, dr Christine Indarwati mengatakan,
Keberhasilan dua puskesmas tersebut diketahui setelah Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan di Kemenkes RI, merilis puskesmas yang lulus akreditasi kategori madya. “Rilis itu dikeluarkan pada awal maret, tepatnya[ 3 maret, beberapa pekan lalu,” ungkapnya, Sabtu (25/03) sore.

Ia menjelaskan, ada beberapa kategori dalam akreditasi puskesmas. Ui%
akni Dasar, Madya, Utama dan Paripurna. “Tujuan akreditasi puskesmas sendiri tentu untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dasar sebagai pusat kesehatan masyarakat secara berkesinambungan, atau mekanisme regulasi yang bertujuan mendorong peningkatan mutu dan kinerja puskesmas. Dan dalam Permenkes itu, seluruh puskesmas se Indonesia (termasuk) Blitar, pada 2019 harus sudah terakreditasi,” jelasnya.

Dr Christine mengungkapkan, bahwa mengajukan akreditasi puskesmas tidaklah mudah, pihaknya bersama tim telah mempersiapkan jauh hari terkait hal itu. Menurutnya, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, sehingga puskesmas lulus akreditasi. “Ada syarat-syarat yang wajib dipenuhi, seperti tertib administrasi terkait rencana Strategis (Renstra) atau rencana kerja puskesmas lima tahunan yang disesuaikan dengan visi misi dan tupoksi puskesmas, berdasarkan pada analisis kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan, sehingga pelayanan kesehatan yang ada di puskesmas tersebut, sudah sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat serta lainnya,” tandasnya.

Dengan lolosnya Puskesmas Srengat dan Puskesmas Wonodadi dengan status akreditasi madya, lanjut dr Christine, pihaknya berharap agar keberhasilan kedua puskesmas tersebut mampu mendorong atau menjadi stimulus bagi puskesmas yang lain, untuk segera mempersiapkan dalam akreditasi. Dinkes sendiri juga berusaha agar seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Blitar meraih predikat akreditasi, diantaranya dengan membentuk kelompok kerja (Pokja), yakni Pokja Administrasi Managemen, Pokja Upaya Kesehatan masyarakat dan Pokja Upaya Kesehatan Perorangan. “Mengingat masih ada 22 puskesmas yang belum terakreditasi, maka kami berharap agar puskesmas yang belum lolos kareditasi untuk segera mempersiapkan diri,” harapnya.(blt2)

Keterangan gambar: Puskesmas Srengat Kabupaten Blitar.(foto : fathan)