2015-07-25_14.37.302015-07-25_11.36.552015-07-25_11.36.27

ADAKITANEWS, Nganjuk – Dumblek merupakan jajanan khas dari Kecamatan Gondang dan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Meski rasanya legit manis, hingga menarik orang yang merasakan, namun justru jajanan ini semakin punah dan tidak dikenal masyarakat.

Disamping karena cara pembuatanya yang rumit, panganan yang berasal daerah pedalaman Kabupaten Ngajuk ini, jarang sekali ditampilkan pada event daerah. Sehingga wajar banyak warga yang tidak mengenalnya.

Berbeda dengan kue lainya, dumblek hanya bisa dibuat dengan cara tradisional. Sebab masing-masing tahapan pembuatan kue ini, akan mempengaruhi khas rasanya. Hal ini yang membuat kue ini tidak bisa dibuat dengan alat modern.

Jajanan ini terbuat dari tepung beras, gula jawa dan santan kelapa. Untuk membuat kue ini, yang pertama harus dipersiapkan adalah membuat pembungkus kue dari pelepah pinang. Bungkus kue tersebut akan sangat berpengaruh terhadap aroma dan rasa dumblek yang dihasilkan.

“Kalau membuat kue dumblek, yang paling susah membuat bungkusnya. Saat ini mencari pelepah pinang sangat sulit, karena sudah jarang ada pohon pinang. Ini tidak bisa diganti dengan pembungkus lainya, karena akan berpengaruh terhadap aroma dan rasanya,” jelas Wiwin, salah seorang penjaja yang sekaligus pembuat kue dumblek di pasar Gondang.

Sebelum dibentuk menjadi kantung berbentuk silinder, pelepah pinang harus dijemur untuk mendapatkan warna kecoklatan. Setelah dijemur dan dibentuk silinder, ujung kantung dijahit agar adonan kue yang hendak dimasukan tidak tumpah.

Tahap selanjutnya, baru dipersiapkan adonan kue dengan mencairkan gumpalan gula jawa dan membuat adonan tepung beras dan santan kelapa. Kemudian, adonan beras tersebut dicampur dengan gula jawa yang sudah dicairkan.

“Setelah jadi adonan baru dimasukan dalam kantung cetakan dari pelepah pinang. Kemudian direbus hingga menggumpal,” lanjutnya.

Karena rumitnya pembuatan kue ini, kata Wiwin, menjadikan warga enggan membuat kue ini. “Rumit membuatnya, banyak orang tidak telaten. Selama ini juga tidak pernah diikutkan pameran oleh pemerintah,” pungkasnya. (danang/jati).

Keterangan Gambar : Kue Dumblek, makanan khas  Nganjuk yang berasal dari Gondang dan Rejoso