Edarkan Dobel L ke Sesama Kuli Bangunan

ADAKITANEWS, Kota Kediri – Polres Kediri Kota menangkap pemakai sekaligus pengedar narkoba jenis dobel L. Mereka adalah PW, 35, dan RA, 26, warga Kelurahan Singonegaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri, Sabtu (17/12). Kedua kuli bangunan tersebut mengaku menjual narkoba kepada rekan seprofesinya, seharga Rp 1.200 per butir.

Kasubbag Humas Polres Kediri Kota, AKP Anwar Iskandar menerangkan, saat melakukan penangkapan terhadap PW, petugas menemukan narkoba jenis dobel L sebanyak 46 butir. Kemudian saat dikembangkan, ternyata tersangka masih menyimpan 36 butir pil lainnya di dalam rumah. “Waktu dikembangkan ke rumah PW, serta dilakukan penggeledahan di lemari tempat penyimpan pakaian, ditemukan 36 butir narkoba jenis dobel L. Pengakuan PW, ia sudah menelan 3 butir,” jelas AKP Anwar saat press rilis di Mapolres Kediri Kota, Senin (19/12).

Usai menangkap PW, petugas kemudian melakukan pengembangan lagi dan berhasil mengamankan RA, 26, teman seprofesi PW. “Lalu Polres Kediri Kota melakukan pengembangan lagi yaitu RA yang menjual narkoba kepada PW. Kami menemukan 1.050 butir dobel L di rumah RA, serta Handphone yang digunakan untuk komunikasi dan uang hasil transaksi. Atas pengakuan RA, sebelumnya ada 2.000 butir. Namun sudah terjual 950 butir,” imbuhnya.

Di hadapan petugas, RA mengaku target penjualan pil dobel L miliknya hanya kepada teman yang seprofesi, yakni sebagai kuli bangunan. “Targetnya hanya teman seprofesi kuli bangunan. Kalau ke anak yang masih sekolah, belum pernah,” katanya.

RA menambahkan, keuntungan yang diperolehnya dari menjual dobel L tersebut adalah dua kali lipat. “Saya dapat ini (dobel L,red) per-seribu butir harganya Rp 600 ribu dan saya jual seharga Rp 1,2 juta per butir,” pungkasnya.(kdr4)

Keterangan gambar: (kiri) Kasubbag Humas Polres Kediri Kota, AKP Anwar Iskandar menunjukkan barang bukti pil dobel L yang disita dari kedua tersangka.(foto: Fasihhuddin Kholili)

Recommended For You