2016-01-25_12.28.00ADAKITANEWS, Jombang – Sebanyak 19 orang eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) asal Jombang, Jawa Timur, tiba, Senin (25/01). Mereka menuntut Pemerintah mengganti aset-aset yang sudah sah menjadi hak miliknya di Mempawah Kalimantan Barat.

Informasi yang dihimpun tim adakitanews.com, Musamah salah satu anggota Eks Gafatar asal Kecamatan Kesamben mengatakan, meski rela dipulangkan ke daerah asal, dia dan eks anggota Gafatar lainnya meminta kepada pemerintah untuk mengembalikan seluruh harta benda mereka yang terpaksa ditinggal di Kalimantan Barat. Musamah mengaku, selain tanah, sejumlah harta benda lain yang hilang diantaranya adalah kendaraan bermotor dan beberapa benda berharga lainya.

“Rumah kan sudah dijualkan ke adik saya. Sekarang disuruh adik saya pulang juga di rumah saudara saya dulu. Makanya itu kita pengen nuntut kembalikan uangnya. Sebenarnya itu sudah hak milik kita. Sudah disertifikatkan juga”, kata Musamah, Senin, (25/01)

Musamah sendiri mengaku baru tiga bulan berada dan bergabung menjadi anggota Gafatar di Kabupaten Mepawah, Kalimantan Barat. Untuk hidup disana, dia harus menjual seluruh aset rumah dan tananya di Jombang. Dia juga sudah menyetor sejumlah uang kepada pimpinannya untuk membeli lahan dengan cara mengangsur. “Kita sudah membayar dengan mengangsur untuk tempat tinggal. Sementara, lahan baru kita manfaatkan untuk berocok tanam,” ujarnya

Sementara, Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko mengatakan, sebelum dipulangkan kepada keluarga masing-masing, eks Gafatar asal Jombang itu diwajibkan berada dipenampungan SMA Negeri 3 Jombang untuk mendapatkan pembinaan soal wawasan kebangsaan dan akidah selama tiga hari.  “Kami lakukan pembinaan terlebih dahulu dengan melibatkan sejumlah tokoh agama, diantaranya MUI, Kemenag, NU, Muhamadiyah, dan Agama lain sesuai keyakaninan mereka masing-masing,” jelas Nyono Suharli Wihandoko.(Tari/Jati)

Keterangan Gambar : Eks Anggota Gafatar asal Jombang, dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas dipenampungan SMA Negeri 3 Jombang