ADAKITANEWS, Tulungagung – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melalui Lapas kelas 2 B Tulungagung memberikan remisi khusus Natal 2018 kepada empat narapidana (Napi) yang beragama nasrani.

“Ada empat warga binaan Lapas kelas 2B Tulungagung yang mendapat remisi khusus Natal,” kata Kasi Bimbingan Narapidana Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik dan Giatja), Dedi Nugroho, Rabu (20/12).

Empat Napi yang mendapatkan remisi khusus tersebut, dua napi kasus narkoba, dan dua lainnya kasus pidana umum. Mereka rata-rata mendapat potongan masa hukuman selama satu bulan. Namun ke empat napi tersebut belum dinyatakan bebas, karena masa humuman mereka masih lama.

Dedi Nugroho menyampaikan, pihak Lapas kelas 2B Tulungagung sebenarnya mengusulkan enam napi untuk remisi Natal tahun ini, namun yang disetujui hanya empat napi, dua lainnya ditolak.

Dedi menambahkan, untuk memperoleh remisi ini napi harus berkelakuan baik selama menjalani proses hukum dan telah menjalani masa hukuman selama enam bulan. Dia berharap dengan diberikannya remisi ini, ke depan napi yang menjalani proses hukum bisa semakin baik.

Saat ini diketahui di Lapas kelas 2B Tulungagung dihuni 285 orang napi dan tahanan, dan yang beragama nasrani sebanyak 14 napi. Selain remisi khusus, Kemenkumham juga memberikan remisi umum diantaranya yang diberikan setiap peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.(bac)

Keterangan gambar : Dedi Nugroho, Kasi Binadik dan Giatja, Lapas kelas 2B Tulungagung.(ist)