ADAKITANEWS, Kota Madiun – Dalam rangka ikut mensukseskan Pemilukada serentak tahun 2018 mendatang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Madiun mengaku terus fokus pada penyelesaian atau penuntasan e-KTP. Pasalnya hingga saat ini, masih ada sekitar 4 ribu warga di Kota Madiun yang belum melakukan perekaman e-KTP.

Untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, Dispendukcapil Kota Madiun juga membuka layanan pada hari Sabtu dan Minggu, di kantor-kantor Kelurahan se-Kota Madiun, yang disinggahi secara bergantian.

“Hingga hari ini masih ada sekitar 4.000 orang yang belum melakukan rekam e-KTP,” jelas Kepala Dispendukcapil Kota Madiun, Nono Djatikusumo melalui Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Madiun, Supriyono saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (12/12).

Dispendukcapil juga menerapkan sistem jemput bola di sekolah-sekolah SMA dan SMK untuk merekam data para siswa yang sudah berusia 17 tahun atau lebih. Masih menurut Supriyono, hasil evaluasi terakhir, dari sekitar 159 ribu orang yang memiliki KTP, baru 155 ribu yang sudah memegang e-KTP.

“Ada banyak alasan yang melatar belakangi mereka yang belum memiliki e-KTP. Mungkin belum rekam data karena sakit, pindah alamat, atau alasan lainnya,” lanjut Supriyono.

Supriyono menjelaskan, secara umum sebenarnya tidak ada kendala dalam perekaman. Hanya saja dimungkinkan masyarakat kurang peduli untuk melakukan perekaman, sehingga masih ada orang yang belum terdata dan belum memiliki e-KTP.(bud)

Keterangan gambar : Layanan di kantor Dispendukcapil Kota Madiun.(ist)