ADAKITANEWS, Madiun – Enam siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Bani Alimursad hanyut di Sungai Grepe Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun, usai melaksanakan kegiatan outbond bersama rekan-rekannya di lokasi tak jauh dari tempat kejadian, Senin (10/04) sekitar pukul 14.00 WIB.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, keenam korban adalah Ahsan Nurfuad, 14, Hasmi, 14, Ramadhani, 14, yang merupakan siswa kelas VIII. Sementara tiga korban lagi yakni siswa kelas VII adalah Ma’arif Sachaf, 13, M Adliyan, 13, dan Gandi, 13.

Hingga berita ini ditulis, tiga korban telah berhasil ditemukan. Mereka adalah Ahsan Nurfuad, dan Hasmi, yang ditemukan dalam kondisi telanjang tersangkut di semak-semak dan bebatuan.

Ahsan Nurfuad, ditemukan sekitar setengah kilometer dari lokasi awal, sementara Hasmi ditemukan sekitar satu kilometer dari titik pertama mereka hanyut.

Korban ketiga yakni Muhammad Adliyan, yang akhirnya ditemukan di Dusun Nglorok Desa Jatirogo Kecamatan Wungu sekitar pukul 21.30 WIB. “Korban ditemukan satu kilometer lebih dari lokasi awal,” kata Riko Randa selaku Brigade Penolong, seperti dikutip dari tribunnews.com, Senin (10/04) malam.

Riko mengatakan, hingga malam hari kondisi air di sungai masih sangat deras. Korban ketiga yang berhasil ditemukan ini kemudian dibawa ke RS Paru Dungus untuk dilakukan autopsi.

Sebelumnya diketahui, ada sepuluh siswa yang bermain di sekitar Sungai Grepe setelah melakukan kegiatan outbond bersama sekitar 118 siswa lain dan 10 guru pendamping. Saat banjir datang, empat siswa berhasil menyelamatkan diri. Sementara enam diantaranya hanyut dan tenggelam dibawa arus sungai.(*/kur)

Keterangan gambar: Korban saat pertama kali ditemukan.(ist)