FMPK Anggap Pejabat PN Kediri Sarang Koruptor

2015-12-17_13.11.35ADAKITANEWS, Kediri- Puluhan para demonstran yang menamakan dirinya sebagai Forum Masyarakat Peduli Keadilan (FMPK) menggelar aksi di depan kantor Pengadilan Negeri Kediri yang berlokasi di Jl. Pamenang No. 60, Kamis(17/12).  Dalam aksi kali ini, para demostran menuntut para hakim untuk tegas dan adil pada setiap perkara.

Data yang dihimpun Tim Adakitanews.com, para demonstran menduga para hakim yang memutuskan sengketa tanah di Pagu milik Sumira yang diambil paksa oleh Sukarti sudah mulai bermain uang dalam penyelesaian kasus tersebut.

“Penyelesaian sengketa tanah itu sudah beraroma permainan uang antara hakim dan Sukarti,”ungkap Mohammad Mahbuba Korlap dalam aksi itu.

Menurut Mahbuba, hakim yang ditunjuk dalam penyelesaian kasus sengketa tanah oleh PN Kediri itu yakni Kurnia Mustikawati sudah tidak lagi mengindahkan aturan yang berlaku sebagaimana pasal 226 nomor 1 tentang pemberian putusan sidang pada 03 Desember lalu. Mahbuba menambahkan, selain tidak memberikan salinan putusan itu, pihak pengadilan menvonis saudara Sukarti tidak bersalah dan terbebas dari hukum.

“Sukarti divonis tidak bersalah dan terbebas dari hukum oleh hakim meskipun tindakannya merampas tanah milik Sumira secara paksa dan itu sudah tindak pidana kriminal,”jelasnya.

2015-12-17_13.12.03Dijelaskan, apabila nanti pihak PN Kediri tidak menyelesaikan perkara itu sesuai undang-undang yang berlaku di Negara ini. Maka, imbuhnya, dirinya beserta para demonstran akan menggelar aksi lebh besar lagi dengan mengerahkan massa 10 kali lipat dan akan mengajak seluruh masyarakt Kediri demi sebuah keadilan bagi Sumari.

“Akan kami demo lagi PN Kediri kalau keadilan yang ia tegakkan masih melempem,”urai Mahbuba.

Sementara Suwono Hakim Ketua melalui Erwin Djong Wakil Hakim PN Kediri berdalih, dirinya sudah mewanti-wanti pada hakim pemutus perkara itu yakni Kurnia Mustikawati untuk memberikan salinan putusan perkara pada pihak yang bersangkutan.

“Sudah jauh-jauh hari kami mengingatkan pada hakim untuk menyerahkan putusan perkara itu,”ungkap Erwin Djong pada saat dimintai keterangan.

Bagi Erwin Djong, salinan perkara putusan sengketa tanah antara Sumari dan Sukarti itu sudah lewat batas penyerahannya. Karena, baru diberikan pihak PN Kediri saat demo digelar.”Putusan salinannya ini sudah terlambat diberikan oleh PN Kediri,”tutup Erwin Djong.(blot)

Keterangan Gambar : Puluhan demonstran yang menamakan dirinya sebagai Forum Masyarakat Peduli Keadilan (FMPK) menggelar aksi di depan kantor Pengadilan Negeri Kediri, Kamis (17/12).

Recommended For You