Gagal Jadikan Karyawan Garuda, Serahkan Diri ke Polisi

penipu garuda 1@dakitanews Kediri- Gara-gara tak sanggup mengembalikan uang pelicin senilai Rp 30 Juta, kepada M. Zani, 27, warga Desa/Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, sebagai persyaratan menjadi pegawai pesawat Garuda Indonesia, Bagus Sumantri, 27, karayan resto Pantai Sefood warga Dusun Dlopo, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Rabu (14/1) memilih menyerahkan diri ke Mapolres Kediri.

Informasi yang dihimpun @dakitanews.com, kasus penipuan ini bermula saat Bagus (Pelaku,red), sekitar tahun 2013 lalu menawarkan pekerjaan menjadi pegawai di Pesawat Garuda Indonesia, di Surabaya. Posisi yang ditawarkan kepada korban adalah pegawai bagian logistik. Namun, dalam persyaratan tersebut korban dimintai uang senilai Rp 30 Juta oleh pelaku. Uang tersebut rencananya akan diberikan ke Jani, (DPO) warga Sidoarjo, yang bisa menyalurkan korban ke perusahan tersebut.

Korban langsung menyetujui persyaratan tersebut dan kemudian menyerahkan uang itu ke rekening pelaku dengan diangsur dua kali. Namun hingga satu tahun tidak ada kejelasaan dari Bagus dan korban meminta uang untuk dikembalikan. Namun pelaku tak bisa menjawab dan hanya bisa pasrah. Akhirnya, pelaku mendatangai korban dan menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

“Saya tidak sanggup membayar uang Rp 30 Juta ke Zaini. Sedangkan uang itu sudah saya bagi separo dengan Jani teman saya. Ya akhirnya saya pasrah, jika di laporkan ke Polisi saya mau saja, “terang pelaku.

Sementara itu Kabbag Humas Polres Kediri AKP Indono Heroe Joedo menuturkan, M. Zani korban penipuan datang ke Mapolres Kediri bersama pelaku dengan membawa alat bukti yang dilakukan pelaku. “Korban membawa bukti rekening yang sudah ditransfer karena merasa ditipu oleh pelaku. Karena pelaku melanggar kasus tindak penipuan disertai penggelepan maka pelaku kami jerat pasal 378 / 372 KUHP, “tutur Kasubbag Humas.(gar).

Keterangan Gambar: Pelaku penipuan saat diamankan di Polres Kediri.

Recommended For You