width=

ADAKITANEWS, Nganjuk – Sejumlah proyek galian di Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk ditengarahi tidak dilengkapi dengan izin usaha. Lebih dari 32 hektare lahan telah digali untuk kebutuhan tanah timbun.

Diketahui, kegiatan ilegal tersebut sudah dilakukan kurang lebih 3 tahun lalu dan belum ada pemberitahuan izin usaha, baik di tingkat desa maupun kecamatan. “Ada galian, sudah tiga tahun berjalan, luasnya sekitar 32 hektare dan belum ada izin ke saya,” ungkap Ali Sodik, Kepala Desa Kelutan.

Lebih lanjut Ali Sodik mengungkapkan bahwa galian yang ada di desanya bukan milik perusahaan, tapi milik perseorangan yang digali sesuai pesanan.

Mengenai praktik galian tanah tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk, Totok Prastowo mengungkapkan bahwa proyek tersebut merupakan galian C berdasarkan karakter lahan yang dieksplorasi. “Apapun kegiatan eksplorasi harus ada izinnya ” ungkap Totok saat dijumpai di ruangannya, Jalan Diponegoro.

Dikatakan, setiap kegiatan ekplorasi yang diselenggarakan di Kabupaten Nganjuk harus mengantongi izin. Baik izin dari Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) dan juga dari Dinas Lingkungan Hidup. “Jika tidak mengantongi izin, akan ditindak oleh pemerintah daerah, melalui Satpol PP yang merupakan pelaksana Perda penertiban,” urai Totok lebih lanjut.(Jati)

Keterangan Gambar: Galian C Ngronggot.(Foto : Bagus Jatikusumo)