width=

Kediri(adakitanews.com)—Petugas Buser Satreskrim Polres Kediri berhasil mengamankan seorang pelaku pembunuhan. Pelakunya, Givan Pranata (28) sales permen warga Desa Gadungan, Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri.

Ia ditangkap karena membunuh Asrokah (65) warga Dusun Ringinagung Desa Keling Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri.

Peristiwa ini berawal, Kamis (11/4/2021). Pada saat itu pelaku Givan Pranata yang diketahui bekerja sebagai sales permen jahe menawarkan permen jahe miliknya kepada Asrokah pemilik toko kelontong.

Pada saat itu Asrokah menolak produk dari pelaku. Karena permen milik pelaku lembek. Tak hanya itu ia diketahui sempat melontarkan kata-kata yang membuat Givan sakit hati dan tersinggung.

Hingga pada akhirnya pelaku emosi dan tega menganiaya korban yang berusia 65 tahun itu sampai meninggal dunia. Saat itu korban menyampaikan bahwa permen milik tersangka jelek.

Sehingga diawali dari ketersinggungan itu, pelaku melakukan aksi pembunuhan berencana dengan menggunakan linggis. Linggis yang sengaja dibawa pelaku untuk membenahi rumah saudaranya itu digunakan untuk memukul kepala korban.

“Gara-gara diejek permennya jelek pelaku ini emosi. Pelaku kemudian marah dan memukul kepala korban menggunakan linggis. Sehingga korban meninggal dunia di warung miliknya,” ucap Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono S.I.K., Jumat (30/4/2021).

Mengetahui korban meninggal dunia, pelaku kemudian mengambil kalung emas milik korban dan pergi meninggalkanya.

Sementara, kasus pembunuhan ini berawal dari kecurigaan pihak kepolisian terhadap kematian korban.

“Pada saat itu keluarga korban saat mengetahui korban meninggal, memilih menerima dengan ikhlas. Namun karena melihat korban meninggal tidak wajar, pihak kepolisian berusaha membujuk keluarga korban untuk menyelidiki kematian korban,” terang AKBP Lukman.

Keluarga korban menyetujuinya dan mengizinkan petugas melakukan membokar tempat pemakaman korban untuk proses identifikasi.

Hasilnya petugas menemukan sejumlah bukti, bahwa korban meninggal dunia dengan tak wajar. Kasus ini kemudian ditingkatkan menjadi proses penyidikan. Namun tak berselang lama, pelaku menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

“Pelaku sempat kabur ke luar kota. Namun selang berapa Minggu pelaku ini mempunyai itikad baik untuk menyerahkan diri ke pihak kepolisian,”tutur Kapolres Kediri.

Atas perbuatannya terhadap korban, pelaku dijerat dengan KUHP pasal 338 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mencapai 15 tahun penjara. Saat ini pelaku menjalani pemeriksaan guna proses selanjutnya.(gar).