width=

Image-7567ADAKITANEWS, Ponorogo – Bulan Ramadan seharusnya dimanfaatkan untuk menambah ibadah, namun berbeda dengan 5 pelajar SMP ini. Mereka justru menggelar pesta seks di warung kosong yang berada di utara Sungai Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Selasa (07/06) pukul 22.00 WIB.

Informasi yang dihimpun tim adakitanews.com, kelima pelajar itu adalah AN, 14, pelajar klas VIII  SMP, FWP, 16, pelajar kelas IX SMP, KDC, 17, pelajar kelas VIII SMP, EW, 17, pekerja salon di Surabaya, dan IA, 15, pelajar kelas VIII SMP.

Tertangkapnya anak-anak ini pertama kali diketahui warga sekitar yang merasa curiga dengan keberadaan mereka di warung kosong pada malam hari. Terlihat aneh, warga Desa Ngindeng melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan kelimanya.

Berhasil mengamankan para pelaku, warga kemudian melaporkannya ke Polsek Sawoo. Dengan mengendarai mobil Polsek, kelima anak diarak oleh puluhan warga  dengan sepeda motor menuju Mapolsek Sawoo untuk dimintai keterangan.

“Awalnya, ada laporan dari warga Ngindeng, mereka telah mengamankan 5 anak dibawah umur sedang melakukan hubungan layaknya pasangan suami istri. Petugas Polsek Sawoo kemudian langsung meluncur ke TKP dan membawa kelimanya ke Mapolsek,” ujar Kasubbag Humas Polres Ponorogo, AKP Harjadi.

Untuk melengkapi pemeriksaan, orangtua dari kelima anak tersebut dipanggil ke Polsek Sawoo. Kelima anak ini diserahkan kepada orangtua masing-masing. Seluruh orang tua pelajar mengaku kaget dapat laporan dan diminta datang ke Polsek Sawoo.(Uk)

Keterangan Gambar :  Di warung kosong inilah 5 pelajar ditangkap warga saat melakukan pesta seks. (Foto: Agoes Basoeki)