AdaKitaNews Politik Gerindra dan PAN Usung Pasangan Balon Bupati Diluar Hasil Penjaringan

Gerindra dan PAN Usung Pasangan Balon Bupati Diluar Hasil Penjaringan

2015-07-26_18.01.06

ADAKITANEWS, Kediri – Parta Gerindra dan PAN akhirnya resmi mengusung pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati diluar hasil penjaringan yang telah dilakukan. Kedua partai ini mengusung dr. Ari Purnomo Adi sebagai bakal calon Bupati, dan Arifin Tafsir sebagai bakal calon wakil Bupati.

Pasangan bakal calon ini resmi dideklarasikan di kantor Dewan Pengurus Cabang (DPC) partai Gerindra dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Kediri. Keduanya merupakan kader internal partai masing-masing.

Ari Purnomo Adi tercatat sebagai ketua Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) yang merupakan organisasi underbow Partai Gerindra. Sementara Arifin Tafsir, merupakan Ketua DPD PAN Kabupaten Kediri.

Padahal, rencana semula, kedua partai polirik ini hendak mengusung bakal calon Bupati di luar pasangan bakal calon yang diusung saat ini. Bahkan, Partai Gerindra telah melakukan tahapan penjaringan bakal calon Bupati hingga dua kali. Sementara, DPD PAN dengan getol hendak mengusung Hengki Kurniawan.

Namun diluar dugaan, keduanya mengajukan bakal calon diluar hasil penjaringan yang telah dilakukan. Kedua partai ini berdalih, keputusan akhir bakal calon yang akan diusung ada pada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sebagai induk partai.

“Kami mendapat perintah langsung dari DPP sebagai induk partai untuk maju dalam Pilkada mendatang. Maka kami akhirnya mengirim utusan untuk membahas koalisi dengan Parta Gerindra,” ujar Ishak Maulana, pengurus DPD PAN Kabupaten Kediri.

Terkait proses pencalonan Hengki Kurniawan yang lama digembar-gemborkan, Ishak menjawab, bahwa Hengki tidak bisan mencari pasangan untuk berangkat sebagai wakilnya. “Hengki Kurniawan hingga batas akhir tidak bisa mencari pasangan. Akhirnya DPP memutuskan Pak Arifin untuk berangkat dengan pak dokter Ari,” lanjutnya.

Sementara, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kediri, Arif Junaidi, menjelaskan, pihaknya mengusung bakal calon Bupati diluar proses penjaringan yang sudah dilakukan karena ada tahapan yang tidak dilalui oleh para bakal calon yang mengikuti proses penjaringan. Sehingga pihak DPP akhirnya memutuskan untuk memberangkatkan kader partai dalam Pilkada 9 Desember mendatang.

“Dua dari peserta penjaringan sudah kita antar sampai ke DPP. Namun beberapa syarat tidak dipenuhi oleh mereka. Sehingga pihak DPP memutuskan memberangkatkan kader internal. Paling tidak sudah tidak perlu lagi menggerindrakan calon yang akan kita usung,” jelasnya.

Arif menjelaskan, sebelumnya ada beberapa bakal calon internal yang diperintahkan DPP untuk mengikuti proses pencalonan pemilihan kepala daerah. Diantaranya adalah dirinya sebagai ketua DPC. Namun dengan berbagai pertimbangan, akhirnya pihaknya memilih dr. Ari sebagai calon Bupati yang akan diusung Gerindra.

“Pasangan calon ini sudah positif akan kita usung, secepatkanya akan segera kita daftarkan ke KPU. Sesungguhnya hari ini akan kita daftarkan, namun ada perayaratan belum lengkap, maka kita undur,” pungkas Arif. (ys).

Keterangan Gambar : Pencalonan Bupati Kediri periode 2015 – 2020 dari koalisi PAN dan Gerindra yang mengusung dr Ari Purnomo Adi dan Arifin Tafsir.