width=

IMG_20151028_163948ADAKITANEWS, Madiun – Kebakaran kembali melanda petak 51 BKPH Wilis Utara, KPH Lawu desa diperbukitan Gunung Wilis masuk Dukuh Brigi, Desa Kepel, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Rabu (28/10). Kebakaran ini merupakan dampak kebakaran yang terjadi di petak 52 BKPH, Senin (26/10) kemarin.

Edi Harianto Kepala BPBD Kabupaten Madiun menjelaskan, petak 52 BKPH Wilis Utara sudah teratasi Senin lalu. Namun, kebakaran melanda petak 51 dengan kondisi makin meluas dengan sebaran lokasinya berada di lereng dan sulit dijangkau.

“Awal, kebakaran melanda petak 52 dari laporan masyarakat. Langsung ditindaklanjuti jajaran terkait dengan melakukan pemadaman cara digebyok dan membuat kanal pemisah. Kencangnya angin membuat api sulit dipadamkan, sehingga api dengan cepat menjalar ke seluruh petak 52,” jelasnya

Lebih lanjut Edi Harianto menyatakan, jumlah petugas disiagakan mencapai 65 personil ditambah unsur masyarakat sekitar pinggiran hutan menjadi total sekitar 100 orang lebih. Mereka, Edi Harianto menambahkan, sejak Senin (26/10) terus berjuang memadamkan api, agar tidak meluas dengan cara digilir. Kondisi lokasi yang terjal membuat pemadaman tidak bisa berjalan cepat.

“Api lambat laun dapat dikendalikan dan hari ini sekitar pukul 12.10 menit bisa teratasi. Meski, kebakaran bisa teratasi, namun puluhan petugas disiagakan sekitar petak 52, untuk mengantisipasi kemungkinan api muncul lagi dari sela-sela batu maupun dalam tanah belum dipadamkan,” ujarnya

Sementara, laporan dari Koramil 0803/07 Kare, kepulan asap semakin meluas, terlihat dari kejahuan di petak 51. “Asap terlihat jelas kebakaran hutan melanda petak 51, lokasinya berada di lereng-lereng tajam dan sulit dijangkau. Melihat kenyataan itu, petugas hanya bisa melakukan pemantauan dari jauh dan arah kebakaran,” ujar Danramil 0803/07 Kare Kapten Leo Eustatiu P

Menurutnya, Petugas gabungan berasal dari BPBD, TNI, Polri, Perhutani KPH Madiun, Kecamatan Kare hingga masyarakat pinggiran hutan dilokasi petak 52 terus siaga dengan memantau dan mengamati terjadinya kebakaran petak 51.

“Kami sepakat tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi arah kebakaran dari petak 51 itu,” ujar Kapten Leo lagi. Petugas gabungan berasal dari BPBD, TNI, Polri, Perhutani KPH Madiun, Kecamatan Kare hingga masyarakat pinggiran hutan. (UK)

Keterangan Gambar : Pemadaman dengan cara digebyok memakai ranting pohon, untuk mematikan api membakar hutan petak 52 BKPH Wilis Utara, KPH Lawu Gunung Wilis masuk Dukuh Brigi, Desa Kepel, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.