puting beliung patian rowo 4 puting beliung patian rowo puting beliung patian rowo 3@dakitanews Nganjuk –  Giliran warga di Dusun Kedungias Desa Rowomarto Kecamatan Patianrowo, Minggu (25/1) pukul 14.30 Wib  yang disapu oleh angina putting beliung, setelah sebelumnya memporakporandakan Desa Bajang Kecamatan Ngluyu. Akibatnya sekitar 30 rumah rusak dan 50 pohon di Dusun Kedungias roboh.

Putting beliung juga merobohkan pohon di hutan milik Perhutani, namun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini dan kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

“Sekitar 30 rumah rusak ringan. Hanya gentengnya berserakan, 3 rumah rusak berat pada bagian dapur dan kandang sapi serta 50 pohon terdiri dari jati, trembesi dan randu roboh, tidak ada korban jiwa,” terang Kapolsek Patianrowo, AKP I Gede Swardana, Minggu sore (25/01).

Sebelum munculnya angin puting beliung, hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Patianrowo mulai pukul 13.00 Wib. Bersama hujan deras suara petir menggelegar dan kilat di angkasa. Tak beberapa lama angin putting beliung mulai datang dengan suara bergemuruh. “Warga pada keluar rumah mencari tempat yang aman,” imbuh Kapolsek asal pulau Dewata ini.

Selang satu setengah jam kemudian, kata AKP I Gede Swardana, secara serentak genting rumah warga menyibak. Bersamaan dengan itu, dapur dan kandang milik salah seorang warga roboh. Selain menyapu genting dan merobohkan kandang, angin lesus juga merobohkan pepohonan di pinggir jalan serta pekarangan rumah warga. “Setelah hujan reda, warga baru keluar dan membantu membersihkan puing-puing,” ujar Kapolsek.

Selanjutnya, petugas Polsek Patianrowo bersama dengan pihak Kecamatan, serta Koramil Patianrowo langsung terjun ke lokasi untuk membantu warga. Mereka saling bahu membahu untuk membersihkan dahan dan ranting pohon yang tumbang agar tidak mengganggu pengguna jalan. “Kami masih melakukan pendataan terhadap para korban,” pungkas AKP Gede. (Jati)

Keterangan Gambar : Putting beliung selain merobohkan pohon-pohon juga merobohkan rumah warga Desa Rowomarto Kecamatan Patianrowo Nganjuk