GMNI Bojonegoro Gelar Demo May Day

demo gmni bojonegoro 1demo gmni bojonegoro 2ADAKITANEWS, Bojonegoro – Sebanyak 20 aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Bojonegoro pagi tadi melakukan aksi demo untuk memperingati May Day atau Hari Buruh Sedunia di Bundaran Adipura Sumbang Bojonegoro dan dilanjutkan di perempatan Traffic Light jalan Diponegoro Bojonegoro dan dilanjut ke Kantor Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bojonegoro. Jum’at (1/5/15)

Koordinator aksi lapangan GMNI Cabang Bojonegorro Ahmad Miftahul Ulum mengatakan jika pada hari buruh ini Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Bojonegoro melakukan aksi unjuk rasa untuk menuntut adanya kejelasan nasib buruh yang ada di Kabupaten Bojonegoro.

“Pada May day kali ini kita sengaja turun melakukan aksi sebagai bentuk solidaritas kami pada para buruh yang telah mengalami penindasan dan perlakuan tidak adil dari para majikan dan pemerintah Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya

Dalam orasinya, Ahmad Miftahul Ulum mengungkapkan 10 tuntutan yang harus dipenuhi oleh Pemkab Bojonegoro. Kesepuluh tuntutan itu yakni, pertama penghapusan kerja kontrak (outsourching), kedua klasifikasi perusahaan yang menerapkan UMK dan UMD, ketiga bubarkan pengadilan hubungan industrial (PHI), keempat tingkatkan anggaran BPJS kesehatan, kelima berikan jaminan sosial bukan asuransi kepada buruh, keenam naikkan upah minimum kabupaten 28-32 persen, ketujuh tidak berlakunya hari libur bagi DPR tingkat Daerah, Provinsi, Pusat sekaligus Bupati, kedelapan penghentian keserakahan perusahaan (end corporate greed), kesembilan penertiban perusahaan di Bojonegoro yang tidak memberikan CSR dan yang terakhir optimalkan pekerja konten lokal di industrialisasi migas di Bojonegoro.

”Sepuluh tuntutan kami harus diperhatikan dan dipenuhi oleh pemkab. Sebab ini sema demi memberikan rasa keadilan bagi para buruh yang dieksploitasi demi memperkaya para majikan. Pemerintah dibayar dengan uang rakyat, maka sudah kewajibanya melindungi rakyat,” tegasnya.

Setelah melakukan orasi di jalan para mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Bojonegoro ini sempat ditemui ketua DPRD Bojonegoro saat berada di Pendopo Malwopati Kantor Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro.(Ham/Jati)

Keterangan Gambar : Aksi solidaritas mahasiswa yang tergabung dalam GMNI Cabang Bojonegoro saat Mayday

Recommended For You