2016-02-18_19.36.59ADAKITANEWS, Magetan – Polres Magetan melakukan penggerebekan di salah satu tempat karaoke di Desa Bangsri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Selasa (16/02). Petugas mendapati dua orang wanita di bawah umur untuk dipekerjakan menjadi Pekerja Sek Komersial (PSK).

Informasi yang dihimpun tim adakitanews.com, awalnya petugas mencurigai adanya eksploitasi anak di bawah umur sebagai pemandu lagu di sebuah kafe di Desa Bangsri itu. Setelah melakukan pengintaian beberapa waktu, diyakini dua wanita di bawah umur itu ada dilokasi, petugas langsung melakukan pengerebekan dan menemukan dua gadis di bawah umur. Keduanya langsung menangis begitu mengetahui digerebek petugas Polres Magetan.

“Saat dilakukan pengerebekan, kami menemukan dua wanita di bawah umur dan dipekerjakan sebagai pemandu lagu ditempat itu. Diyakini hal itu hanya sebagai kedok saja. Ada dugaan kuat, dua wanita di bawah umur itu dipekerjakan jadi pekerja seks,” jelas Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Rudi Darmawan, Kamis (18/02).

Dari hasil penggerebekan ini, pihak polisi juga mengamankan pemilik karaoke Wiwik Susanti, 35, warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Selanjutnya, petugas juga menutup tempat karaoke dengan dipasangi garis polisi. Selain tak berijin diduga tempat tersebut juga dijadikan ajang prostotusi liar.

“Kami masih melakukan pemeriksaan intensif pemilik karaoke sekaligus diduga kuat mucikari. Kami memperoleh informasi dari masyarakat sekitar, karaoke itu sudah beroperasi hampir selama satu tahun ini. Kami bisa pastikan karaoke tidak memiliki ijin,” ujar AKP Rudi Darmawan lagi.(UK)

Keterangan Gambar : Pemilik karaoke sekaligus diduga kuat menjadi mucikari dan sejumlah pengelola tengah  diperiksa di Satreskrim Polres Magetan.