Guru dan Siswa Mendadak jadi TNI

730

ADAKITANEWS, Nganjuk – Dalam rangka memupuk rasa nasionalisme dan cinta terhadap Tanah Air Indonesia, SD Aisyiyah Nganjuk menggelar peringatan Hari Tentara Nasional Indonesia
(TNI) pada tanggal 5 Oktober.

Uniknya, sekolah di bawah Naungan Muhammadiyah/Aisiyah tersebut mengharuskan semua siswa dan Guru mengenakan Atribut TNI dari berbagai satuan.

Layaknya anggota TNI sungguhan, guru yang menyambut siswa di depan gerbang sekolahpun melalukan hormat dan salam komando, sehingga penampilan unik ini membuat siswa merasa mendapatkan suasana segar.

Tidak hanya di gerbang sekolah saja, dalam proses pembelajaran juga sengaja diciptakan nuansa heroik dan bersemangat sehingga menambah ketertarikan bagi siswa. “Seru, belajarnya hari ini keren,” cetus Zahi, siswa kelas 5 yang merupakan keturunan Pakistan dan bertempat tinggal di Jalan Kartini Nganjuk.

Tak hanya itu, Izza salah satu siswa Kelas 2 A juga mengaku senang bisa mengenakan seragam dan atribut lengkap layaknya anggota Komando Wanita Angkatan Darat (KOWAD). Selain terlihat berbeda dengan hari biasanya yang mengenakan seragam merah putih, pemilik nama lengkap Raisa Arrusda Izaturramadhani ini terlihat heroik dan berwibawa. “Senang bisa berseragam tentara. Kemarin baru dibelikan Ayah,” ujar Izza polos.

Siswa lain, Yoga, murid kelas C yang mengenakan seragam Angkatan Udara (AU) mengaku terkesan dan semakin percaya diri mengenakan kostum bernuansa TNI. “Saya ingin jadi tentara Angkatan Udara biar jadi pilot,” seru siswa yang punya hobi bermain sepak bola itu.

Sementara, Kepala SD Aisyiyah 1 Nganjuk, Aris Nasution, SE mengaku sengaja menciptakan suasana yang berbeda untuk memperingati Hari TNI. Menurutnya, dengan mengenakan kostum tersebut siswa makin bangga dengan TNI sebagai gerbang pertahanan NKRI. “Agar siswa semakin bangga memilki tentara Indobesia yang tangguh,” ujar Aris.(Jati)