ADAKITANEWS, Jombang – Setelah ramai beredarnya kabar rekomendasi PDI Perjuangan kepada Kombes Pol M Syafi’in untuk Pilkada Kabupaten Jombang, kini pria yang juga akrab disapa Gus Syaf itu mulai angkat bicara.

Dalam jumpa pers yang dilakukan di salah satu hotel di Jombang, Senin (25/12), Kombes Pol M Syafi’in mengatakan bahwa dirinya memang berniat untuk maju dalam pertarungan Pilkada. Hal tersebut diungkapkannya dengan telah mengajukan proses pengunduran diri di instansi Polri.

“Pada bulan Juli tepatnya, saya sudah mengajukan surat pengunduran diri secara hirarki kepada kesatuan saya dan diteruskan kepada Kapolri. Intinya mengajukan untuk kepentingan mengikuti Pilkada,” ungkap Gus Syaf.

M Syafi’in juga menyatakan kesiapannya untuk mengikuti Pilkada di Kabupaten Jombang. Salah satu bentuk kesiapannya yakni sudah adanya program yang dirancang untuk visi dan misi dalam persiapan Pilkada. “Insyallah saya siap jika masyarakat menghendaki. Mengabdi tidak hanya di kepolisian, juga bisa dilakukan di Kabupaten yang secara langsung ke masyarakat. Saya sudah pernah menawarkan 9 program ke beberapa partai di Provinsi yang masuk dalam visi misi saya,” tandasnya.

Saat disinggung soal kabar turunnya rekomendasi PDI Perjuangan kepada dirinya, M Syafi’in hingga hari ini mengaku belum mengetahui hal tersebut. “Masalah rekom itu yang berhak menjawab adalah partai. Saya sampai hari ini belum tahu kepastian itu. Tanyakan ke partai,” ujarnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Marsaid menegaskan bahwa pihaknya hingga hari ini juga belum menerima bukti fisik rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan. Meski demikian, sempat beredar kabar di tengah masyarakat beberapa hari lalu bahwa rekomendasi PDI Perjuangan telah turun pada Kombes Pol M Syafi’in dan Khoirul Anam, yang merupakan kader internal PDIP dan diketahui saat ini masih menjabat sebagai anggota Komisi C DPRD Jombang.(ar)

Keterangan gambar: Kombes Pol M Syafi’in.(ist)