img_20161111_152942ADAKITANEWS, Kota Kediri – KH. Anwar Iskandar atau sering disapa Gus War mengkritisi pemimpin saat ini yang tidak tanggap dengan persoalan rakyat. Akibatnya, ribuan kaum muslim pada 4 Nopember kemarin mendatangi Senayan Jakarta guna menuntut keadilan.

Gus War yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al Amin Kota Kediri saat ditanya tentang peristiwa demo besar-besaran oleh umat islam beberapa waktu yang lalu, menurutnya, itu dikarenakan Presiden yang tidak segera tanggap dalam merespon aspirasi masyarakat. “Jadi pemimpin itu jangan lelet, harus cepat menanggapi apa aspirasi rakyatnya. Harus tanggap pemimpin itu,” ujarnya saat menghadiri silaturrahmi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Kediri di Pondok Pesantren Al Amin.

Yang kedua, Gus War mengatakan, supremasi hukum bangsa Indonesia harus ditegakkan tidak ada tebang pilih dalam melaksanakan hukum tersebut.

Dilain sisi, Dewan Pembina FKUB Kota Kediri ini juga tidak bisa menghalangi rencana demo lagi pada 25 Nopember nanti. Menurutnya, aksi demo itu merupakan hak masyarakat dalam bernegara. Namun, pihaknya menyayangkan jika aksi demo itu justru menimbulkan masalah baru.

“Demo itukan haknya masyarakat. Tapi, kalau demo tidak bisa menyelesaikan masalah justru menimbulkan masalah baru ini kan jadi konyol,” jelasnya.(Ich)

Keterangan Gambar : Silaturrahmi FKUB di Ponpes Al amin Kota Kediri.