ADAKITANEWS, Jombang – Menghadapi lebaran, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang menambah sekitar 50 bed (tempat tidur,red) ekstra untuk para pasien. Bed cadangan itu untuk mengantisipasi membludaknya pasien selama arus mudik maupun arus balik mendatang.

Direktur RSUD Jombang, Pudji Umbaran mengatakan berdasarkan pengalaman tahun–tahun sebelumnya, jumlah pasien saat arus mudik dan arus balik lebaran meningkat hingga 20 persen dari hari biasanya. Kasus terbanyak yang ditangani petugas diantaranya adalah kecelakaan lalu lintas dan beberapa penyakit lain pasca lebaran akibat pola makan yang salah.

“Lebaran dengan arus lalu lintas tinggi, menurut data yang kami miliki sebagian besar adalah kasus laka. Ruang Asoka (salah satu ruangan di RSUD Jombang) yang kita sudah punya, ada dua ruangan atas dan bawah yang bednya sudah tercukupi dengan jumlah sesuai kebutuhan. Insyaallah tidak ada masalah,” kata Pudji Umbaran, Rabu (29/06).

Pudji Umbaran menambahkan, selain bed, pihaknya juga menambah jumlah obat-obatan, cairan, serta petugas dan dokter yang siaga selama 24 jam dengan sistem pergantian jaga atau shift selama masa cuti bersama. “IGD pun sudah kita siapkan mulai dari ruang observasi, alat-alat, cairan, obat dan sebagainya,” imbuh Pudji.

Dengan penambahan bed cadangan, itu saat ini total bed yang siaga di RSUD Jombang sekitar 600-an unit. Dengan persiapan cukup maksimal itu, diharapkan seluruh pasien yang dirawat di RSUD Jombang selama masa cuti bersama bisa tertangani dengan baik.

Keterangan gambar: Ruang IGD RSUD Jombang.