ADAKITANEWS, Kota Kediri – Musim panen padi yang terjadi di Kabupaten Kediri belum sepenuhnya membuat petani senang. Pasalnya, masih ada di beberapa tempat di Kabupaten Kediri yang lahan pertaniannya terserang hama wereng.

Seperti yang dikatakan Taufik Chavifudin, Komisi B dari Fraksi PPP yang mengatakan jika di beberapa daerah seperti di Kecamatan Papar dan Kecamatan Ngasem yang masih berpotensi terserang hama wereng. Hal itu lantaran, curah hujan yang ada di Kabupaten Kediri masih sering terjadi.

“Hama wereng merupakan salah satu penyakit tanaman yang berawal dari dampak curah hujan, sehingga menyebabkan banyak genangan-genangan air di dalam area tanam. Dan hama wereng sudah bisa dipastikan kemunculannya pada saat musim hujan,” ujarnya saat diwawancara di kantor dewan, Sabtu (11/03).

Taufik menambahkan, serangan hama wereng yang merusak tanaman padi masyarakat Kediri terjadi sudah hampir 5 tahun, sehingga membuat dirinya beserta anggota dewan yang berada di Komisi B membuat langkah-langkah penanggulangan. Salah satunya melalui beberapa bimbingan dan langkah pencegahan yang harus dilakukan oleh petani di Kabupaten Kediri.

“Belum lama ini kita memanggil API (Asosiasi Petani Indonesia) Kediri dan meminta terhadap mereka agar senantiasa mengawal dan mendampingi masyarakat Kediri untuk mencegah agar tanamannya tidak terserang hama wereng,” tambahannya.

Wakil rakyat ini juga mengharap kepada petani agar sabar serta melakukan penanganan langkah awal. “Dengan cara ramah lingkungan yaitu agensi hayati atau cara ramah yang tidak langsung menggunakan pestisida atau insektisida,” tutupnya.(kdr8)

Keterangan gambar: Taufik Chafivudin.(foto: Sugiono)