ADAKITANEWS, Jombang – Sekitar dua ribu hektare tanaman padi di Jombang diserang hama wereng. Data yang tercatat di Dinas Pertanian setempat, hama wereng yang menyerang tanaman padi itu tersebar di tujuh kecamatan diantaranya, Kecamatan Jombang, Peterongan, Plandaan, Mojoagung, Bareng, Mojowarno dan Megaluh.

Kepala Seksi Perlindungan Tanaman Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Kusno mengatakan serangan hama itu disebabkan oleh perubahan iklim dan kemarau basah. Yakni banyaknya curah hujan selama musim kemarau sehingga cukup mempengaruhi perkembangan populasi hama wereng.

“Terutama yang paling luas di Kecamatan Plandaan mencapai 1.030 hektare. Tetapi sifat serangan masih ringan. Penyebabnya, adanya satu fenomena iklim yaitu Lanina, yakni hujan yang agak banyak pada musim kemarau sehingga terjadi kemarau basah,” kata Kusno, Selasa (19/07).

Namun demikian, Dinas Pertanian Kabupaten Jombang menganggap bahwa serangan hama wereng tersebut masih ringan. Pasalnya, perkembangan populasinya masih di bawah ambang toleransi, yakni kurang dari 20 ekor per satuan bibit.

Sementara, sejumlah petani mengaku mulai resah dengan serangan hama wereng itu. Basori, salah satu petani asal Desa Banjardowo mengaku terancam merugi dengan serangan hama wereng ini. Selain menganggu pertumbuhan padi, serangan hama wereng juga menyebabkan bulir padi terancam kompong (tidak berisi-jawa,red) sehingga cukup mempengaruhi hasil produksi padi atau hasil panen mereka.

Saat ini para petani dan petugas dari Dinas Pertanian Kabupaten Jombang terus berupaya melakukan pengendalian dan pencegahan hingga penggunaan pestisida untuk membasmi serangan hama wereng di Jombang.(Tari/Jati)

Keterangan gambar: Petani di Desa Banjardowo Kecamatan Jombang tengah mencabuti tanaman padi mereka yang mati akibat diserang hama wereng.