_20161113_172221ADAKITANEWS, Ngawi – Hamili 2 remaja, membuat DS ((20) warga Dusun Kedungmiri, Desa Jatirejo, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, harus mendekam di sel tahanan Mapolres Ngawi. Tidak hanya itu, DS harus menikahi salah satu korban yaitu DV (14) warga Kecamatan Padas, Ngawi, di Masjid Miftahul Huda Polres Ngawi, Minggu (13/10).

Pantauan tim Adakitanews.com, Pernikahan dimulai pukul 10.00 itu, berlangsung sederhana, DS mengucapkan ijab kabul dan memberikan mas kawin Rp 100 ribu. Lalu, keduanya langsung bersangkutan, sembari menangis. Beberapa kali petugas dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Ngawi selama ini menangani kasus DS berusaha menenangkan kedua pasangan.

“Saya baru kali ini menikahkan pengantin tidak biasa seperti lainya. Saya tadi usai menikahkan itu sempat termenung, namun apapun itu harus dilakukan seperti itu. Saya kira semua tinggal menjalani, saja meskipun semua orang jelas tidak menginginkan hal seperti ini,” kata penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Padas Mangali.

Sementara itu Kasubbag Humas Polres Ngawi AKP ES Martono mengatakan, kasus asusila yang dilakukan DS memakan dua orang korban perempuan dan semuanya hamil. DS yang profesi tukang terop itu diduga menghamili AS dan DV keduanya masih dibawah umur dan sama-sama berasal dari Kecamatan Padas. Lantaran perbuatan yang tidak patut ini membuat AS hamil sekitar 8 bulan dan DV hamil 5 bulan.

Pernikahan antara DS dan DV ini kasusnya diversi atau dihentikan karena pihak DS bersedia menikahi DV sedangkan korbanpun menerima. “Tapi, kasus DS itu tidak satu, melainkan dua korban dan pihak AS terus menuntut hukum kepada pelaku. Makanya, usai nikah dengan DV tadi DS langsung masuk sel tahanan lagi,” ujar AKP ES Martono lagi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya DS bakal dijerat dengan pasal 81 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Ancaman hukuman penjara minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun” ujar AKP ES Martono.(Uk)

 

Keterangan Gambar : Usai menjalani ijab kabul, DS dan DV langsung berpelukan disusul pecah tangis. Keduanya seakan enggan dipisahkan, namun DS harus masuk sel tahanan lagi. (Foto: Agus B)