AdaKitaNews Daerah Hanya Berotot Kawat, Jembatan Gayam Jebol Dilindas Truk

Hanya Berotot Kawat, Jembatan Gayam Jebol Dilindas Truk

ADAKITANEWSIMG_20150227_110419IMG_20150227_110733, Kediri – Jembatan Desa Gayam, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri diduga tidak sesuai spesifikasi. Otot jembatan itu hanya menggunakan kawat, bukan besi. Akibatnya, jembatan itu jebol saat dilintasi truk.

Jembatan yang menghubungkan Desa Gayam dengan Desa Pagu ini jebol sejak 3 hari lalu. Setelah sebelumnya, amblas sejak dua bulan terakhir, hingga mencelakakan pengendara kendaraan bermotor.

“Sejak tiga hari lalu jebol. Tapi sebelumnya amblas dan sempat mencelakakan pengendara sepeda motor,” tutur Sutrisno,30, salah seorang warga setempat.

Sutrisno mengatakan, diduga jembatan itu tidak kuat menahan beban kendaraan terutama truk pasir yang melintas di jalan tersebut. Badan jembatan amblas hingga akhirnya jebol.

Warga menduga, konstruksi jembatan itu tidak sesuai dengan spesifikasi. Sebab otot jembatan hanya menggunakan kawat, tidak sebagaimana lazimnya jembatan yang menggunakan besi ukuran 6-7 milimeter (mm).

“Ini lo mas bisa dilihat dari posisi yang sudah jebol ini. Ukuran besinya hanya 6 dan 7 mm. Rangkain besinya juga sangat longgar. Jelas tidak mungkin mampu menahan beban kendaraan,” lanjutnya.

Sutrisno menambahkan, selain ukuran dan rangkaian besi tidak standar, kualitas kekerasan cor jembatan juga tidak baik. Buktinya, beton cor tersebut mudah sekali hancur terlindas kendaraan yang melintas, meski telah tertutup aspal.

Sementara, Kabag Humas Pemkab Kediri M. Haris Setiawan, membantah bahwa jembatan itu tidak sesuai dengan spesifikasi. Namun saat dikonfirmasi lebih jauh terkait kondisi jembatan itu, Haris mengaku tidak mengetahui secara jelas. Haris menyarankan untuk konfirmasi langsung pada Dinas Pekerjaan Umum (PU). “Menyalahi spec apa, tidak. Tanya saja ke PU,” jawabnya singkat. (ys).

Keterangan Gambar : Jembatan yang bolong diduga akibat menyalahi spesifikasi konstruksi bangunan