width=

ADAKITANEWS, Jombang – Operasi Pasar Murah (OPM) sembako di Pasar Cukir Jombang diserbu warga. Namun, serbuan pembeli hanya pada gula yang diketahui memiliki selisih harga cukup lumayan dibanding di pasaran. Alhasil, sebanyak 350 paket gula pasir murah langsung ludes terjual dalam waktu singkat. Sedangkan barang lainnya sepi peminat.

Banyaknya pembelian gula diketahui lantaran harganya jauh lebih murah jika dibanding dengan harga di pasaran yang tembus Rp 16 ribu per kilogram. Sedangkan di lokasi OPM, gula hanya dijual dengan harga Rp 23.500 per paket atau Rp 11.750 per kilogramnya sehingga warga tidak ingin kehilangan kesempatan itu.

Staf Dinas Peridustrian, Perdagangan dan Pasar Pemkab Jombang, Didik Eko Purwanto menjelaskan, OPM dilakukan untuk menekan mahalnya harga sembako di pasaran sejak awal bulan puasa lalu. Diakui Didik, meski OPM sudah dilakukan sejak dua minggu lalu, namun harga gula dan beras di luar tetap mahal.

“Sekarang harga gula di pasar rata-rata Rp 15 ribu ke atas. Sedangkan di OPM, per kilogram gula dijual dengan harga Rp 11.750. Untuk hari ini kita jual 350 paket,” kata Didik, Rabu (09/06).

Warga mengaku senang dengan operasi pasar itu. Salah satu warga, Kholilah mengatakan dengan selisih harga yang jauh lebih murah sekitar Rp 4 ribu per kilogram ini diharapkan harga gula di pasaran akan bisa turun. “Ya senang, tapi belinya hanya boleh satu paket saja dan dibatasi. Harapannya harga sembako bisa turun dan semuanya bisa stabil seperti semula,” kata Kholilah.

Sementara selain gula pasir, OPM juga menyediakan paket minyak goreng, tepung dan beras. Namun demikian, berdasarkan pantauan Tim Adakitanews.com, tiga komodoti tersebut nampak sepi peminat. Pasalnya harganya tidak jauh berbeda dengan harga di pasar.

Sebelumnya diketahui harga gula pasir di tingkat grosir di Jombang tembus hingga Rp 16 ribu per kilogram. Harga tersebut naik secara bertahap sejak satu minggu sebelum memasuki bulan puasa. Sejumlah pedagang dan masyarakat tidak mengetahui secara pasti penyebab mahalnya harga gula. Padahal, pemkab setempat sudah beberapa kali melakukan kegiatan operasi pasar untuk menekan mahalnya harga gula.

Hingga saat ini, Pihak Disperindagpas Jombang masih menunggu kebijakan Pemerintah Provinsi Jatim dan Pusat untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Menurut Didik Eko Purwanto, OPM akan terus dilakukan hingga menjelang lebaran mendatang.(Tari/Jati)

Keterangan gambar: Operasi Pasar Murah sembako di area pasar Cukir Tebuireng Jombang.