Hanya TV 14 Inci Hiburan Bagi Keluarga Reti

20141031_16504820141031_170801@dakitanews Kota Kediri – Reti dan keluarga hidup dalam rumah dengan luas sekitar 30 meter persegi, dengan satu ruang tamu yang berfungsi juga sebagai ruang keluarga. Disitu terdapat TV 14 Inci yang menyala 24 jam diletakkan sebelah kamar Reti agar ada hiburan yang menemani hari-harinya

Mata Reti masih focus menatap televisi yang berada disebelah kamar tempat dia terpasung. Dia memanfaatkan celah-celah kecil pada pintu demi bisa melihat TV

“Iya TV itu yang menjadi hiburannya, kalau mati dia teriak-teriak suruh nyalakan lagi” kata Marsiti ibunda Reti

Marsiti juga mengatakan kalau posisi kamar tempat Reti dipasung memang ditempatkan di sebelah televisi. Hal itu dilakukan agar dia tidak kesepian di rumah. “Sebelumnya dia aku tempatkan di kamar belakang. Terus dia berusaha keluar dengan merusak pintunya. Akhirnya aku minta bantuan ke orang-orang agar Reti di tempatkan di kamar depan sebelah TV biar ada hiburannya”, kisah Marsiti.

Bukan hanya untuk hiburan Reti namun juga untuk hiburan Marsiti dan keluarga. Sambil menunggu Reti jika menginginkan makanan, kopi, atau makanan ringan. “Iya Setiap hari pasti menginginkan jajan, terpaksa aku ngutang di toko, demi menuruti keinginan anakku. Begini-begini dia juga juga anakku. Semua tetap kulakukan demi anakku” kata Marsiti dengan mengusap tetesan air mata mengingat kondisi putri kesayangannya

Marsiti juga mengisahkan ketika Reti suatu hari minta dibelikan Hp, minta direbonding rambutnya. “Pernah Reti mengajak saya ke conter hp untuk dibelikan Hp. Iya saya turuti, saya gak bawa uang sama sekali saya tinggalkan KTP. Terus pulang cari pinjaman buat ambil KTP saya tadi” kisah Marsiti sambil menarik panjang nafasnya meratapi sudah tidak terhitung lagi berapa rupiah hutangnya

Lebih lanjut Marsiti juga mengatakan kalau dia tidak mau diajak, maka tangannya langsung ditarik sampai ke tempat yang dia inginkan. “Pernah juga dia minta rebonding, saya tidak mau, terus tanganku ini digeret diajak ke toko rebonding. Dia ini masih ingat saja dimana tempat rebonding, dan siapa penjualnya Reti juga tahu” kisah Marsiti

Meskipun kejiwaan Reti terganggu dia masih bisa mengenali siapa ibu dan kakaknya bahkan tetangga-tetangganya. “Iyo-iyo emak aku iki elek, ogak ayu. Ambuku gak enak” terdengar celoteh Reti dalam pasungan. (zay)

Keterangan Gambar : Ibu Reti, Masiti bersama TV, hiburan satu-satunya Reti.

Recommended For You