Harga Daging Melambung, Konsumen Ganti Menu

1297

daging ayam 5daging ayam 6

ADAKITANEWS, Nganjuk – Sejak dua hari terakhir, harga kebutuhan masyarakat mengalami kenaikan yang cukup signifikan, diantaranya harga daging di sejumlah pasar di Kabupaten Nganjuk. Perihal itu membuat sejumlah konsumen merubah menu ke tempe dan tahu.

Dari pantauan tim adakitanews.com di pasar wage Nganjuk, harga daging ayam dari Rp 26.000 saat ini Rp 30.000 per-kilogram, atau mengalami kenaikan harga Rp 4.000 setiap kilogramnya. Sedangkan harga telur dari harga Rp 16.000 mengalami kenaikan Rp 4.000 per kilogram menjadi Rp 20.000 per-kilogram. Untuk harga sayur mayur masih stabil dan belum ada lonjakan harga yang signifikan.

Ratna,40, salah seorang pembeli mengaku memilih mengganti menu yang sebelumnya menggunakan daging lebih memilih tahu dan tempe. “Terlalu mahal mas, mending tahu sama tempe saja yang lebih murah,” ujarnya

Sementara itu, Sulastri,53, salah satu pedagang ayam di Pasar Wage Nganjuk mengatakan, melonjaknya harga daging ayam ini dikarenakan menjelang puasa Ramadhan. Sebelum berpuasa, biasanya banyak orang yang selamatan. Sehingga kebutuhan akan daging ayam meningkat. “Dimungkinkan akan ada penurunan harga di pertengahan bulan puasa,” ujarnya

Namun, sebelum puasa tahun ini, kata Sulastri, untuk pembeli daging ayam pun cenderung melemah. Hal ini diakibatkan para petani saat ini memasuki musim tanam padi dan memasuki penerimaan siswa baru bagi anak sekolah. Sehingga, mempengaruhi konsumen untuk membeli daging ayam. “Mahalnya suatu barang jika persediaan sedikit, konsumen banyak, namun ini konsumen sedikit, harga naik,” jelasnya.(jati/zay).