antri 1ADAKITANEWS, Jombang – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jombang, Jawa Timur, mengalami kekosongan stok. Kondisi itu sudah berlangsung sejak tiga hari lalu, pasca penururan harga BBM. Sehingga, POM bensin yang masih memiliki sisa stok bahan bakar diserbu banyak pembeli hingga terjadi antrean panjang.

Kondisi ini membuat warga kecewa, sebab meski harganya diturunkan, tapi untuk mendapatkan BBM kini sangat susah. Salah satu pembeli, Kusmayanto, mengatakan, sejak antri hingga tiba di mesin pompa, warga harus antri kepanasan rata-rata setengah jam.

“Setiap SPBU banyak yang habis sejak kemarin, tadi di Tunggorono premium habis. Cuma yang ada pertamax, sulitlah biarpun harga turun sedikit tapi carinya susah”, kata Kusmayanto, Kamis (07/01).

Antrian itu juga membuat arus lalu lintas terganggu karena meluber hingga keluar jalan raya. Menurut pihak SPBU, Kekosongan stok bahan bakar itu terjadi karena belum ada kiriman dari Pertamina. Ada beberapa SPBU yang hanya memiliki stok pertamax ataupun premium saja. Namun sebagian besar, masih tutup karena keterlambatan pasokan tersebut.

Saat ini, harga BBM di Jawa, Madura dan Bali turun menjadi Rp. 7.050 dari sebelumnya Rp. 7.400. Sedangkan harga solar turun dari Rp. 6.700 menjadi Rp. 5.750 dan harga pertamax di Jatim turun dari Rp. 8.750 menjadi Rp. 8.600. Warga berharap Pemerintah segera menormalkan kembali pasokan BBM ke berbagai daerah agar kondisi dibawah tidak menjadi kacau.(Tari/Jati)

Keterangan Gambar : Antrian di SPBU Sambong, Jombang.