IMG_4537-1

IMG_4517-1
ADAKITANEWS, Nganjuk – Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk siswa Sekolah Dasar (SD), dimanfaatkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) dan Asisten Umum Pemerintah Kabupaten Nganjuk Drs Lishandoyo MSi untuk melakukan peninjauan lapangan. Dalam peninjauan tersebut, Lishandoyo meminta agar merayakan kelulusan secara sederhana.

Inspeksi mendadak (Sidak) tersebut dilakukan di tiga sekolah, yakni yakni SDN Rejoso I Kecamatan Rejoso, SDN Kutorejo I Kecamatan Nganjuk dan MI Al-Hikmah Nganjuk. Lishandoyo juga didampingi Kepala Dinas Dikpora Dra Widyasti Sidhartini MSi.

Di depan para kepala sekolah serta guru, Lishandoyo meminta agar tidak lakukan tarikan kepada orang tua murid untuk merayakan kelulusan atau perpisahan siswa didik SD. Sebab, segala bentuk tarikan itu dilarang.  Kalau pun ada tarikan dan tarikan itu mendapatkan persetujuan semua wali murid dan tidak memberatkan, maka tarikan tersebut harus diambilkan dari pagu yang terendah.

“Tarikan harus diambilkan dari kekuatan wali murid yang ekonominya paling rendah. Sehingga, wali murid yang ekonominya mampu bisa mengimbangi. Namun, kalau tarikan itu diambilkan dari wali murid yang berekonomi atas, maka wali murid yang ekonominya tidak mampu, akan bisa menimbulkan gejolak,” Tuturnya.

Karena itu, Lishandoyo meminta agar pesta kelulusan atau perpisahan dilakukan dengan cara yang sederhana. Sehingga, tidak banyak membutuhkan biaya. “Tidak perlu dilakukan di tempat-tempat mewah seperti di hotel. Cukup dilakukan di sekolah saja,” pintanya.

Sementara terkait UN SD Lishandoyo mengatakan, Ujian Nasional pada hari pertama sudah berjalan dengan baik. Oleh karena itu, hal-hal yang sudah baik tersebut jangan dkotori dengan hal-hal yang di luar konteks pendidikan. “Makanya, jangan melaksanakan perpisahan dengan menarik biaya yang memberatkan orang tua, jelas itu bukan substansi dari pendidikan,” Jelas Lishandoyo

Widyasti Sidhartini Kepala Dinas Dikpora ketika sidak di SDN Rejoso I dan SDN Kutorejo I. mengingatkan para murid yang akan mengerjakan soal ujian untuk senantiasa berdoa. “Selamat mengerjakan semoga semuanya lulus dan mendapat hasil terbaik,”Ujarnya

Lebih lanjut Kepala Dinas Dikpora tersebut mengatakan, bahwa jumlah peserta Unas SD kali ini sebanyak 16.390 siswa. Mereka terdiri dari siswa Sekolah Dasar Negeri dan swasta, Madrasah Ibtidaiyah (MI) 1.897 siswa. “Syukurlah, ujian pada hari ini berjalan lancer,” Jelas Widyasti Sidhartini.(Jati/Adv)

Keterangan Gambar : Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) dan Asisten Umum Pemerintah Kabupaten Nganjuk Drs Lishandoyo MSi saa melakukan peninjauan lapangan.