ADAKITANEWSPSK Moneng-3, Madiun – Sebanyak 7 Orang dari 35 pemilik warung remang-remang dan Pekerja Seks Komersial (PSK) yang terjaring razia petugas Polres Madiun, Rabu (6/5) malam dinyatakan positif Hiv/AIDS. Hal itu diketahui setelah Dinas Kesehatan (Dinkes), Komisi Penanggulangan Aids (KPAI) serta Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) setempat, melakukan pemeriksaan terhadap ke35 orang tersebut. Kamis (7/5) siang.

Pemeriksaan kesehatan secara Rapid Test yaitu melakukan pemeriksaan darah, untuk mengetahui teridap HIV atau Aids mereka itu. Ternyata, hasilnya mengejutkan diantara 30 PSK jalani tes kesehatan, 7 diantaranya terindikasi kena HIV, lalu 2 diantaranya berasal dari Kabupaten Madiun.

“Setelah dipilih, ada sebanyak 30 PSK, 4 pemilik warung dan satu orang alami gangguan kejiwaan. Pemilik warung juga menjalani kesehatan dinyatakan aman dan langsung dipulangkan bersama satu orang alami gangguan jiwa. Hasil rapid test, ada sebanyak 7 PSK terindisikasi positif terkena HIV,” jelas Endang Suwarsih, Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi, Dinsosnakertrans Kabupaten Madiun.

Ia menyatakan 7 PSK dinyatakan positif HIV, 2 diantaranya warga Kecamatan Pilangkenceng dan Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, sisanya 2 warga Kabupaten Jombang, Lamongan, Bojonegoro dan Tuban. Mereka terindikasi HIV, jalani pemeriksaan dan pendampingan intensif dari Dinkes dan KPAI, sekaligus tidak dipulangkan.

Sedangkan, bagi 23 PSK lain dibawa ke Dinsosnakertrans untuk pemisahan, bagi mereka berusia produktif hingga 35 tahun, dikirim ke Panti Rehabilitasi Propinsi Jatim di Kediri. Sisanya, dikembalikan ke daerah asal dengan cara menyurati dinas terkait asal atau mengembalikan. “Tunggu saja, baru besuk ditentukan,” ujarnya. (UK).

Keterangan Gambar : Sebanyak 7 PSK terindikasi menderita HIV berdasarkan rapid test tengah menerima petunjuk petugas untuk menjalani perawatan akibat penyakit dialami