ADAKITANEWS, Blitar – Jumlah hasil penangkapan ikan laut nelayan di Kabupaten Blitar hingga kini masih minim. Rata-rata, hasil tangkapan ikan nelayan hanya kisaran antara 2000 – 2500 ton pertahun. Padahal, jika melihat luas laut dan kekayaan laut di Kabupaten Blitar, seharusnya hasil tangkapan ikan nelayan bisa sekitar 6000 ton pertahun.

Kepala Seksi Produksi dan Pengelolaan TPI Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar, Sugeng Edi Santosa mengatakan, sejauh ini jumlah hasil penangkapan ikan untuk seluruh nelayan di Kabupaten Blitar tergolong minim. Yakni sekitar 2,5 ribu ton pertahun.

“Jumlah itu jelas tergolong sedikit, mengingat wilayah perairan kita kan luas,” ungkapnya, Selasa (08/08).

Ada beberapa faktor yang menyebabkan produksi ikan tangkap di Kabupaten Blitar masih minim. Diantaranya, banyak nelayan baik dari Kabupaten Blitar dan juga luar daerah yang enggan menjual hasil tangkapan laut di Kabupaten Blitar. Di tambah dengan peralatan tangkap ikan yang dimiliki nelayan di Kabupaten Blitar masih belum lengkap dan belum modern, sehingga hasil tangkapannya juga tidak bisa maksimal.

“Jumlah nelayan dan perahunya pun tergolong sedikit, jika dibandingkan dengan daerah lain,” katanya.

Jumlah nelayan se-Kabupaten Blitar, tercatat 936 orang dan sudah memiliki Kartu Nelayan resmi atau warga asli Kabupaten Blitar. Jumlah tersebut, tersebar di beberapa pantai di pesisir Blitar Selatan mulai dari Pantai Tambakrejo, Kecamatan Wonotrito, Pantai Serang, Kecamatan Panggungrejo serta pantai lainnya.

“Sebanyak 936 nelayan tersebut, sudah memiliki kartu nelayan. Sedangkan yang saat ini diusulkan untuk mendapatkan kartu nelayan, sekitar 114. Jadi total nelayan se-Kabupaten Blitar sekitar 1.050 orang,” jelasnya.

Pihaknya optimis kedepan jumlah hasil tangkapan ikan laut di Kabupaten Blitar akan naik, seiring dengan beroperasinya Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) di Desa Tambakrejo Kecamatan Wonotirto.

Jika PPI itu sudah beroperasi, maka akan banyak nelayan luar daerah yang menjual hasil tangkapannya di Kabupaten Blitar. “Kalau sudah dibuka, maka jumlah kapal nelayan akan meningkat dua hingga tiga kali lipat dari jumlah kapal sekarang. Yang otomatis akan menambah jumlah hasil tangkapan ikan,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Kapal nelayan di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Desa Tambakrejo Kecamatan Wonotirto.(ist)