ADAKITANEWS, Tulungagung – Bukit Watu Gedheg di Desa Pelem Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung saat ini dalam kondisi rawan terhadap bencana tanah longsor dan banjir. Hampir separuh lereng dalam keadaan gundul. Dan di lokasi itu, juga terdapat bekas penambangan batu kapur secara liar yang dilakukan warga sekitar. Ditambah lagi intensitas curah hujan di wilayah Tulungagung masih cukup tinggi, sehingga membuat khawatir warga yang ada di sekitar lereng bukit Watu Gedheg.

Untuk mencegah bencana longsor dan banjir, ratusan warga di Tulungagung mengadakan gerakan penghijauan di sepanjang lereng bukit yang gundul, Rabu (08/11). Dalam penghijauan ini warga menanam bibit buah-buahan. Tujuannya selain sebagai penghijauan, diharapkan juga nantinya dapat menjadi kawasan hutan agro, yang akan meningkatkan perekonomian warga sekitar.

Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo yang ikut dalam penghijauan tersebut mengapresiasi kegiatan penanaman bibit buah-buahan yang berada di bukit Watu Gedheg. Selain untuk mencegah bencana tanah longsor dan banjir, juga untuk mencegah pemanasan global yang saat ini sudah terasa.

“Fungsi dari penghijauan selain untuk mencegah tanah longsor dan banjir juga mencegah pemanasan global. Apalagi bibit yang ditanam disini adalah buah-buahan. Ini juga akan mendatangkan manfaat secara ekonomi,” kata Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo.

“Penghijauan dilakukan saat musim hujan ini untuk mengurangi risiko kematian tumbuhan. Karena di bukit ini ketika musim kemarau kondisinya gersang karena tidak ada sumber air,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa Pelem beralasan, dipilihnya tanaman buah-buahan untuk penghijauan bukit Watu Gedheg, selain untuk mencegah longsor dan banjir bandang juga dapat diharapkan bukit tersebut dapat menjadi wisata hutan agro.

“Kita berharap selain terbebas dari bencana tanah longsor dan banjir, dengan penghijauan ini juga dapat mendatangkan manfaat lain yaitu pelestarian sumber air,” ujar Kepala Desa Pelem, Mujialam.

“Apalagi yang kita tanam ini bermacam-macam bibit buah, kita harapkan nanti akan menjadi kawasan wisata agro. Selain menikmati pemandangan dari perbukitan, pengunjung juga bisa menikmati buah-buahan,” pungkasnya.(ta1)

Keterangan gambar : Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo bersama warga, melakukan penghijauan di bukit Watu Gedheg.(foto : acta cahyono)