AdaKitaNews Daerah HPN 2015, Wartawan Madiun Lakukan Bakti Sosial

HPN 2015, Wartawan Madiun Lakukan Bakti Sosial

ADAKITANEWSBaksos FWM, Madiun – Rangkaian kegiatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2015, kalangan wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Madiun (FWM) menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) bagi yatim piatu dan warga tidak mampu, Sabtu (14/2). Sebelumnya, FWM juga mengelar kegiatan seminar dilaksanakan di aula Kecamatan Taman, Kota Madiun, beberapa waktu lalu.

“Dalam kegiatan Baksos ini diberikan sembako berupa beras, mie instan,  gula, minyak goreng hingga sejumlah uang bagi keluarga benar-benar tidak mampu. Seluruh sembako itu, hasil dari patungan kalangan wartawan hingga bantuan pihak-pihak lain merasa peduli atas kegiatan ini,” ujar Sudarno dari salah satu wartawan harian terbitan di Jatim ini.

Ia menyatakan bantuan sembako diberikan kepada yatim piatu dan keluarga tidak mampu sudah melalui survey. Bahkan untuk keluarga tidak mampu ditentukan dari pemberitaan berbagai mass media seperti harian koran, televisi, radio maupun on line. Bahkan, begitu melihat keluarga sasaran dari keluarga benar-benar memprihatinkan, kalangan wartawan juga merogoh kocek memberikan uang sebagai tambahan.

Seperti terjadi dialami Mbah Sirah diperkirakan berusia diatas 70 tahun, warga Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, dalam usia renta harus menghidupi 3 orang adiknya dalam kondisi sakit jiwa. Satu diantaranya, Rusdi harus dirantai sejak 10 tahun lalu dalam usia renta hanya bisa menanti belas kasih tetangga.

“Saya juga punya sambilan diberi domba untuk dirawat. Hasilnya dari anak dibagi berdua dengan pemilik domba. Saya juga punya hutang dengan sejumlah tetangga, sebab untuk kebutuhan berobat dan beli makanan untuk adik-adik juga. Saya sampaikan terima kasih anda semua masih ingat dengan saya dan keluarga. Semoga anda semua selalu diberkahi Allah hingga mudah mencari rejeki,” ujar Mbah Sirah.

Bantuan lain diberikan untuk Rusli Muhamad warga Desa Ngadirejo Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun. Diketahui, putra Sumini ini tidak memiliki anus. Kedua Muryadi, penderita diabetes akut warga Desan Tiron Kecamatan Nglames Kabupaten Madiun. Linda bocah dengan kelainan jantung asal Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Dilaporkan pemberian paket sembako dari FWM diberikan dalam 3 kelompok yaitu Kota Madiun, Kabupaten Madiun bagian utara dan selatan. “Baksos diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial para wartawan, namun tidak hanya dalam kegiatan ini saja. Begitu mengetahui ada kelurga tidak mampu, kami dan pihak terkait agar peduli,” ujar Dibyo dari wartawan on line. (UK).

Keterangan Gambar : Mbah Sirah, 70, warga Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, dalam usia renta harus menghidupi 3 orang adiknya yang sakit jiwa. (FWM).