width=

2016-06-07_09.33.09ADAKITANEWS, Kota Kediri – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri, Selasa (07/06) menggelar Operasi Pasar Murni (OPM) di Pasar Bandar. Beberapa komoditi yang dijual meliputi telur, minyak goreng, gula, dan beras. Kegiatan tersebut, dipantau oleh Abdullah Abu Bakar, Walikota Kediri.

“Adanya OPM hingga 28 Juli ini semoga mampu menekan angka inflasi Kota Kediri,” ungkap Abdullah Abu Bakar, Walikota Kediri saat memantau kegiatan OPM di Pasar Bandar.

Ia menambahkan, OPM selain menjadi perintah Presiden Joko Widodo, juga memberikan efek secara langsung pada stabilnya sembilan bahan pokok (sembako). Harga murah serta berkualitas, menjadikan OPM sebagai solusi bagi warga yang benar-benar membutuhkan bahan pokok dengan harga relatif murah. ”Besok ada enam titik OPM yang akan beroperasi di tiga Kelurahan secara bergiliran,” urai Abdullah Abu Bakar.

Menurutnya, masyarakat yang membeli bahan pokok di lapak OPM akan dibatasi jumlah pembeliannya. Hal itu dilakukan untuk pemerataan jumlah barang kepada masyarakat Kota Kediri. ”Semua pembeli di lapak OPM akan dibatasi. Beras hanya dibatasi 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula 2 kilogram dan telur menyesuaikan,” jelasnya.

Sementara, Ani warga Mojoroto yang membeli kebutuhan pokok di lapak OPM menjelaskan, harga setiap kebutuhan pokok yang dijual oleh TPID Kota Kediri sangat murah dan cepat habis karena diserbu oleh para pembeli. Ani berharap, kedepannya pihak pengelola OPM menambah stok sebanyak mungkin agar harga di pasaran bisa terkontrol. ”Harganya murah-murah, beda banget sama di pasar. Kalau di lapak OPM 1 kilogram gula Rp 13 ribu di pasar bisa tembus Rp 16 ribu per kilogramnya,” tegas Ani.(blot)

Keterangan Gambar: Para ibu rumah tangga saat mengantre di lapak OPM di Pasar Bandar Kota Kediri.