ADAKITANEWS, Sidoarjo – Lantaran ikut menghadiri kampanye calon Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf di kawasan Industri Tas dan Koper (INTAKO) Sidoarjo pada Selasa (20/02) kemarin, Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, H Sullamul Hadi Nurmawan terpaksa harus dipanggil oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sidoarjo, Rabu (21/02).

Panggilan melalui surat yang ditujukan kepada Ketua DPRD Sidoarjo itu dilakukan dalam rangka klarifikasi kehadirannya dalam agenda kampanye Cagub nomor urut dua tersebut. Namun sayang, hingga Rabu (21/02) siang, Ketua Dewan yang akrab disapa Gus Wawan itu ternyata belum bisa dating memenuhi panggilan.

Ketua Panwaslu Sidoarjo, Muhammad Rosul mengatakan, penyebab Ketua Dewan tidak bisa menghadiri undangan adalah karena yang bersangkutan meminta penundaan. “Jadwal klarifikasi sebenarnya siang ini. Tapi yang bersangkutan tidak bisa hadir,” kata Rosul, Rabu (21/02).

Ketidak hadiran Gus Wawan bukan tanpa alasan. Gus Wawan diketahui sudah menghubungi Panwaslu dan memberitahukan bahwa dirinya tidak bisa hadir pada tanggal yang dijadwalkan lantaran masih ada kegiatan. “Sudah menghubungi kami, dan dikatakan kemungkinan baru bisa hadir pada hari Sabtu atau Minggu besok,” terang Rosul.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Ketua DPRD Sidoarjo mengakui sudah menerima surat dari Panwaslu Sidoarjo. “Memang jadwalnya hari ini, tapi saya belum bisa hadir karena berbarengan dengan sejumlah acara yang cukup padat,” terang Gus Wawan.

Untuk diketahui, teguran terkait ajang pilkada telah dua kali dilayangkan oleh Panwaslu Kabupaten Sidoarjo. Sebelumnya adalah tentang kasus suting video klip Via Valen di Pendopo, dan kali ini lantaran Ketua DPRD Sidoarjo, Sullamul Hadi Nurmawan yang terlihat mendapingi Gus Ipul saat kampanye di kawasan INTAKO.

Keterangan gambar : Ketua DPRD Sidorjo, H Salamul Hadi Nurwawan (paling kiri) saat mengikuti Gus Ipul ke INATAKO Tanggulangin, Selasa (20/02).(ist)‎