ADAKITANEWS, Kota Madiun – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun mengadakan kegiatan sosialisasi tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan pemilu tahun 2019, Senin (02/10).

Salah satu materi bahasanya adalah mengenai pendaftaran partai politik untuk mengikuti pemilu. Seperti disampaikan oleh Ketua KPUD Kota Madiun, Sasongko jika mulai Selasa (03/10) besok, KPUD Kota Madiun bakal membuka pendaftaran atau penerimaan dokumen partai politik, hingga tanggal 16 Oktober 2017 mendatang.

“Mulai tanggal 3 Oktober jika ada parpol yang sudah siap dengan persyaratannya dipersilakan untuk mendaftar di KPUD kota Madiun,” jelas Sasongko.

Nantinya dokumen yang dikirimkan atau diserahkan Parpol adalah fotokopi KTP dan juga disertakan fotokopi Kartu Tanda Anggota (KTA). “Kemudian akan dilakukan verifikasi terlebih dahulu, apakah dokumen ini sesuai dengan dokumen SIPOL (Sistem Informasi Politik), jika tidak sesuai akan dikembalikan untuk dilakukan perbaikan oleh Parpol,” lanjut Sasongko.

Dalam memverifikasi, pihak KPU akan melakukan dengan dua langkah yang pertama verifikasi administrasi seperti kedudukan kantor ataupun kepengurusan, yang kedua verifikasi keanggotaan. “Namun ini hanya berlaku bagi parpol baru,” imbuhnya.

Sesuai aturan Undang – Undang, jumlah syarat keanggotaan parpol adalah minimal 1.000 orang atau seperseribu dari jumlah penduduk, dan nantinya akan dilakukan verifikasi secara acak.

“Hal ini sesuai Keputusan KPU RI Nomor 165/HK.03.11-Kpt/03/KPU/IX/ 2017. Untuk Kota Madiun yang memiliki penduduk 204.462 maka perseribunya adalah 204,” ungkapnya.

Di Madiun sendiri menurut Sasongko ada tiga partai politik baru yaitu Partai Perindo, Partai Berkarya, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Di tempat terpisah ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Madiun Mualim menyatakan jika partai PSI akan mengikuti semua tahapan pemilu yang susah ditetapkan oleh KPU. “Kami sebagai Partai pendatang baru akan menyesuaikan, kita juga sedang melakukan pendataan anggota baru, kami optimis lolos,” tegas Mualim.

Untuk diketahui syarat Parpol sebagai peserta Pemilu yang bisa menentukan adalah KPU RI, dengan rangkaian tahapanya mulai dari kota atau kabupaten kemudian dikirim ke Propinsi hingga di lanjutkan ke KPU RI, dengan syarat kepengurusan ada 75 persen di tingkat Kota atau Kabupaten.(bud)

Keterangan gambar : Sosialisasi tahapan pemilu oleh KPUD Kota Madiun dengan ketua Parpol.(foto : budiyanto)

https://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/021017-bud-madiun-parpol-1-1-1024x768.jpghttps://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/021017-bud-madiun-parpol-1-1-150x150.jpgREDAKSIPolitikadakitanews,Berita,kpu,madiun,partai politik,Pemilu
ADAKITANEWS, Kota Madiun - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun mengadakan kegiatan sosialisasi tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan pemilu tahun 2019, Senin (02/10). Salah satu materi bahasanya adalah mengenai pendaftaran partai politik untuk mengikuti pemilu. Seperti disampaikan oleh Ketua KPUD Kota Madiun, Sasongko jika mulai Selasa (03/10) besok, KPUD Kota...