berita-awas-calo-cpns-berkeliaran-23916_a@dakitanews Kediri – Gara-gara tergiur ingin bekerja di instansi pemerintah, Pendik Setiawan ,22, warga Dusun Clelek Desa Turus Kecamatan Gampengerjo Kabupaten Kediri kini harus gigit jari karena uang 25 juta rupiah yang dipergunakan sebagai syarat masuk bekerja raib. Kini kasusnya masih ditangani Mapolres Kediri Kota.

Informasi yang dihimpun @dakitanews.com,peristiwa bermula bulan November 2013 lalu,Yohanes ,45, warga Keluraham Mojoroto Kota Kediri menawarkan pekerjaan di Dinas Pendapata Kota Kediri kepada Dedi Wijiantoro ,27, kakak ipar korban. Karena tertarik, dedi pun kemudian menawarkan pekerjaan itu kepada korban.

Namun, jika ingin bekerja disitu, pelaku memberi syarat kepada korban untuk menyerahkan uang 25 juta rupiah. Korban yang tertarik akhirnya mau membayar uang sebesar 25 juta, tapi dicicil 2 kali. Korban mencicil uang tersebut pada bulan nopember dan desember . Setelah lunas, pelaku berjanji akan memasukkan korban dan mulai bekerja bulan Januari 2014.

Namun setelah ditunggu hingga sekarang korban belum juga bekerja di Dinas tersebut. Saat ditagih, pelaku justru menghindar dan tak pernah berada dirumah. Karena kesal akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Kediri Kota. Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Budi Naryanto mengatakan pihaknya masih memeriksa saksi dan korban guna menangkap pelaku .

“ Kami telah mengamankan dua buah kwitansi bukti pembayaran sebagai barang bukti. Sementara akibat kejadian ini, korban menderita kerugaian sebesar 25 juta rupiah,” jelas AKP Budi.(tya)