Ingin Pulang, Dua Pemuda Asal Aceh Justru Dibekuk Polisi

2016-03-10_14.21.52ADAKITANEWS, Madiun – Keinginan dua pemuda dari Provinsi Aceh untuk pulang kampung harus ditunda. Pasalnya, keduanya harus mendekam di jeruji besi setelah Sat Reskrim Polres Madiun Kota menangkap keduanya karena kedapatan mencuri motor di Kafe Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun akhir pekan kemarin.

Informasi yang dihimpun Tim Adakitanews.com, Kedua pemuda yaitu Randu Mahyudin, 22, asal Kecamatan Babusalam dan Risyan Andra Perdana, 21, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara. Sekitar pukul 03.00 Wib, pelaku mencuri motor Honda Supra 125 yang digunakan untuk operasional kafe.

“Saat kejadian, kunci motor masih tertancap, dengan mudah diambil tersangka. Sebelumnya, kedua tersangka mendatangi kafe itu bersama 2 temannya lagi, namun kedua temannya diantar pulang ke kos di salah satu Kecamatan di Kabupaten Magetan,” jelas Ka Subag Humas Polres Madiun Kota AKP Ida Royani, Kamis (10/2).

AKP Ida Royani menambahkan, setelah kedua teman mereka sudah dipulangkan, keduanya langsung membagi tugas untuk melancarkan aksinya. Risyan bertugas mengambil dan Randu berjaga – jaga dengan menaiki motor pinjaman. “Mereka membawa hasil curiannya ke rumah kos dan disimpan didapur,” jelasnya.

Pada siang hari, tersangka langsung menjual hasil curian kepada sejumlah orang. Mendapati informasi tersebut, petugas Sat Reskrim Polres Madiun Kota langsung menyaru sebagai peminat. Kedua tersangka diminta bertemu di Alun-alun Kota Madiun, pukul 17.00. Benar saja, kedua tersangka datang, petugas yang sudah hapal ciri-ciri tersangka langsung menangkapnya dan tersangka mengakui perbuatannya.

Petugas pun mendatangi kos kedua tersangka dan mendapati motor itu masih dalam keadaan utuh. Hanya nopol barang curian sudah dicopot. Kedua pemuda diketahui baru tiba di salah satu pondok ternama di Kabupaten Magetan 1,5 bulan lalu, namun sepekan sebelum beraksi keduanya dikeluarkan dari pondok akibat sering berselisih dengan santri lain.

“Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 363 ayat 1 ke 3e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. Dalam pemeriksaan, kedua tersangka mengaku mencuri untuk biaya pulang ke Aceh Tenggara,” jelas AKP Ida Royani lagi.(UK)

Keterangan Gambar : Inilah barang bukti (BB) motor hasil curian yaitu Honda Supra 125 buatan tahun 2013 milik salah satu kafe di Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

Recommended For You