“Cerita yang tak bisa kami baca di buku sejarah”

Cerita dua pemuda Ambon yang dulu bermusuhan saat terseret pusaran konflik atas nama agama dan sekarang bersahabat sebagai inspirasi perdamaian. Persahabatan Iskandar Slameth dan Ronald Regang sebagai panutan untuk menguatkan keberagaman Indonesia.

Ronald Regang (kiri) Iskandar Slameth (kanan)

Selama bertahun-tahun sejak konflik berdarah pecah pada Januari 1999, dua pemuda yang saat itu masih di bawah umur, ikut terlibat di garis depan, dalam aksi saling serang dan saling bunuh atas nama komunitas Muslim dan Kristen. Mereka termasuk dari ratusan tentara anak yang saat itu terlibat dalam konflik.

Sejak bertemu dalam salah satu acara perdamaian pada 2006 dan saling menumpahkan pengalaman dan perasaan, keduanya bersahabat dan aktif menjaga dan menebarkan perdamaian di Maluku.

“Banyak doa dan banyak harapan yang disampaikan melalui komentar-komentar positif dan bagi saya pesan yang ingin kami sampaikan, tersampaikan.”

“Saya sangat senang, semoga apa yang menjadi pengalaman masa lalu kami berdua bisa menginspirasi banyak orang hingga bisa menempatkan pribadi masing-masing menjadi peace maker (penebar perdamaian) di lingkungan mereka masing-masing,” kata Iskandar.

Menanggapi ini, Ronald mengatakan “Damai itu adalah nafas, damai itu adalah darah yg mengalir, damai itu makanan setiap hari, dan damai adalah diri sendiri.”

“Ke depan, kita terus menebar virus damai, merawat perdamaian. Kami banyak melakukan performance (pertunjukan) seni untuk damai dan kerja sama antar kampung” Islam dan Kristen. Juga banyak aktivitas live in (menginap di rumah teman), untuk pererat kekeluargaan,” kata Ronald.

Masyarakat di Ambon masih tinggal terkotak-kotak, ada wilayah Kristen dan Muslim. Tak terlihat bagi pendatang pembatasan wilayah ini kecuali dengan adanya masjid dan gereja.

Artikel ini merupakan bagian dari Program BBC #MelintasiPerbedaan #CrossingDivides

https://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/08/ronald_dan_iskandar.jpghttps://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/08/ronald_dan_iskandar-150x150.jpgREDAKSIAda VideoNasionalMaluku
'Cerita yang tak bisa kami baca di buku sejarah' Cerita dua pemuda Ambon yang dulu bermusuhan saat terseret pusaran konflik atas nama agama dan sekarang bersahabat sebagai inspirasi perdamaian. Persahabatan Iskandar Slameth dan Ronald Regang sebagai panutan untuk menguatkan keberagaman Indonesia. Selama bertahun-tahun sejak konflik berdarah pecah pada Januari 1999, dua...