ADAKITANEWS, Kediri – Danramil Puncu, Kapten (Inf) M Walifatma mengisi ceramah di masjid Dusun Nanas Desa Manggis Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri, Jumat (28/04). Danramil meminta, agar warga tabah dan tetap berusaha menghadapi ujian dari Tuhan dengan adanya sumur ambles.

Kapten (Inf) M Walifatma dalam ceramahnya mengatakan, bahwa kejadian sumur ambles ini hanyalah ujian dari Allah SWT. Bila warga bisa tabah, berdoa, dan terus berusaha, pasti semua ujian ini dapat dilalui.

“Saya yakin ini hanya ujian dari Tuhan. Kita disuruh berdoa dan semakin mendekatkan diri kepadanya. Kalau kita begini saja sudah putus asa berarti tidak akan pernah mungkin ditambah keimanan dan kedekatan kita sama Allah SWT. Baginda Nabi Muhammad SAW dulu juga diuji oleh Tuhan. Beberapa tahun jihad kesulitan air, bahkan akan keluar dari tempatnya saja ditimpuki dengan batu. Namun Beliau tetap bersabar, terus berdoa, dan tetap berusaha,” tuturnya.

Ceramah yang dilaksanakan setelah salat Jumat berjamaah ini terasa sangat berbeda seperti di tempat yang lain. Meski diisi oleh orang dengan latar belakang militer, namun warga sangat antusias dan khusyu mendengarkan.

“Saya harapkan warga tetap waspada serta mencoba untuk mengenali tanda-tanda akan datangnya bencana seperti ini, agar tidak terjadi suatu hal yang tidak diinginkan. Contohnya kemarin saya pahami kalau sebelum sumur ambles, air yang di dalamnya menjadi keruh, dan sedikit berbusa, bawah pondasi sumur semakin lama juga seperti goa karena air terus menggerogoti tanah yang di bawah sumur. Selain itu saya minta warga harus antisipasi dengan cara segera menguruk sumur yang sudah seperti goa, agar tidak terjadi ambles,” pungkasnya.(udn)

Keterangan gambar : Danramil Puncu, Kapten (Inf) M Walifatma saat mengisi ceramah, dan (bawah) saat meninjau lokasi sumur ambles.(foto:fasihhuddin kholili)